Kebakaran Kebun di Suka Rahmat Kutim Berhasil Dipadamkan, 7 Mobil Damkar Dikerahkan

 

Teluk Pandan – Kebakaran kebun milik warga di Jalan Pipa, RT 17 dan RT 09, Dusun Sungai Bontang, Desa Suka Rahmat, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur, berhasil dipadamkan pada Selasa (13/10/2026) sore. Penanganan melibatkan personel Polsek Teluk Pandan, Manggala Agni Daops Sangkima, Damkar Kota Bontang, PLN, serta warga setempat.

Kapolsek Teluk Pandan Ipda Apriliando Saputra mengatakan, pihaknya bergerak menindaklanjuti informasi masyarakat terkait kebakaran tersebut. Bhabinkamtibmas Desa Suka Rahmat Aiptu Muhammad Sholikin bersama personel piket Polsek Teluk Pandan mendatangi lokasi untuk membantu proses penanggulangan.

“Menindaklanjuti informasi dari masyarakat, personel langsung mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan tim pemadam kebakaran, Manggala Agni, serta warga untuk melakukan penanganan agar api dapat segera dikendalikan,” ujarnya.

Kebakaran dilaporkan terjadi di dua lokasi kebun milik warga, masing-masing milik Jupri di wilayah RT 17 dan Budi di wilayah RT 09 Desa Suka Rahmat.

Penanganan kebakaran dilakukan bersama Tim Manggala Agni Daops Sangkima yang berupaya memadamkan api menggunakan mesin pompa dengan sumber air dari kolam di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Tim Damkar Kota Bontang kemudian turut melakukan pemadaman dengan mengerahkan tujuh unit mobil pemadam kebakaran. Upaya gabungan tersebut berhasil memadamkan api sekitar pukul 17.40 Wita.

Personel PLN Kota Bontang, ketua RT 17 dan RT 09, serta warga sekitar juga hadir dalam penanganan kebakaran tersebut.

Kapolsek melalui jajarannya mengimbau masyarakat agar turut membantu upaya penanggulangan sesuai arahan petugas, sekaligus menjaga keselamatan selama proses pemadaman berlangsung.

Warga juga diminta melarang anak-anak mendekati lokasi kebakaran guna menghindari risiko yang dapat membahayakan keselamatan.

Sinergi antara kepolisian, petugas pemadam kebakaran, Manggala Agni, PLN, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan kebakaran di kawasan tersebut.

Hingga laporan tersebut disampaikan, belum terdapat keterangan mengenai luas lahan yang terbakar maupun penyebab kebakaran. Informasi lebih lanjut diperlukan untuk memastikan dampak dan asal mula kejadian. (*)