Cegah Api Merembet ke Permukiman, Polsek Sangatta Utara Bersama Tim Gabungan Jinakkan Karhutla

 

Sangatta Selatan – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Kutai Timur. Kali ini, sekitar satu hektare lahan terbakar di Jalan Swadaya, sebelum kawasan pesantren, RT 06, Kelurahan Singa Geweh, Kecamatan Sangatta Selatan, Kamis (8/10/2026).

Titik api pertama kali terpantau pada sore hari. Tim siaga gabungan karhutla kemudian bergerak menuju lokasi setelah menerima informasi adanya kebakaran lahan.

Kapolsek Sangatta Utara AKP Bambang Eko mengatakan, personel gabungan tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas, terutama ke arah permukiman warga.

“Begitu titik api terpantau, personel gabungan langsung menuju lokasi dan melakukan pemadaman. Upaya ini dilakukan agar api tidak meluas dan membahayakan lingkungan maupun permukiman masyarakat,” ujar AKP Bambang Eko.

Pemadaman mulai dilakukan sekitar pukul 18.38 WITA. Tim gabungan yang terlibat terdiri dari unsur TNI-Polri, Kecamatan Sangatta Selatan, Yonif TF 879, Lembaga Kewaspadaan Kelurahan (LKK), Masyarakat Peduli Api (MPA), serta masyarakat.

Setelah berjibaku selama hampir dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.30 WITA. Dalam penanganan tersebut, tim juga mengerahkan satu unit kendaraan pemadam dari Yonif dengan kapasitas 5.000 liter.

AKP Bambang menyebut dugaan awal kebakaran berasal dari aktivitas pembakaran lahan oleh masyarakat. Praktik membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar sebelumnya telah berulang kali disosialisasikan agar tidak dilakukan karena berpotensi menyebabkan kebakaran meluas.

“Sudah sering kami sampaikan kepada masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar. Kondisi lahan yang kering dapat membuat api cepat menjalar dan berpotensi mendekati permukiman,” tegasnya.

Selain melakukan pemadaman, petugas juga terus meningkatkan patroli karhutla serta mengajak masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api.

Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar satu hektare lahan. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material yang dilaporkan dalam kejadian tersebut.

“Alhamdulillah api sudah berhasil dipadamkan. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan tidak melakukan pembakaran lahan karena dampaknya dapat merugikan banyak pihak,” pungkas AKP Bambang. (*)