Fasilitas Keamanan Memadai, UPTD Pasar Induk Sangatta Tetap Imbau Pedagang Waspada Pencurian

Foto Suasana Pasar Induk Sangatta Dari Depan.

Sangatta – Pengelola Pasar Induk Sangatta memastikan sistem keamanan di kawasan pasar telah ditunjang dengan fasilitas yang memadai, termasuk keberadaan kamera pengawas (CCTV) dan petugas jaga. Meski demikian. Namun, kejadian kehilangan masih dapat terjadi karena pelaku memanfaatkan waktu-waktu tertentu yang sulit dipantau petugas.

Kepala UPTD Pasar Induk Sangatta, Muhammad Ali Yusuf, mengatakan fasilitas keamanan di pasar tersebut saat ini sudah cukup lengkap, mulai dari kamera pengawas atau CCTV hingga petugas keamanan.

“Untuk keamanan sistem kita alhamdulillah semua sudah lengkap. Baik dari CCTV-nya, petugasnya sudah ada semua. Tetapi yang kita perlukan itu memang waktu,” kata Muhammad Ali Yusuf saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.

Menurutnya, pencuri kerap memanfaatkan kondisi saat petugas sedang melakukan aktivitas tertentu, termasuk ketika terjadi pergantian atau waktu istirahat petugas.

“Namanya maling ini pasti ada niat, ada cara licik, cara apa untuk bisa masuk,” ujarnya.

Ia menjelaskan, aktivitas pengunjung yang cukup padat, terutama pada pagi hari dan akhir pekan, juga membuat petugas kesulitan mengawasi setiap orang secara detail. Petugas tidak dapat memastikan apakah seseorang datang untuk berbelanja atau memiliki niat lain.

“Jam-jam ramai itu kan di waktu pagi hari sama weekend. Jadi enggak bisa kita untuk mengintainya,” katanya.

Lebih lanjut, Muhammad Ali Yusuf menyebut jumlah petugas dan fasilitas yang tersedia telah dimanfaatkan sesuai sumber daya manusia yang ada. Selain itu, keamanan juga dibantu oleh para pedagang yang rata-rata memiliki CCTV di area dagang mereka.

Ia mengungkapkan, pencurian kecil masih terjadi, seperti pengambilan tahu atau tempe milik pedagang. Kondisi tersebut salah satunya dipicu kebiasaan pedagang menaruh barang dagangan di bagian depan karena merasa sudah aman dengan adanya CCTV.

“Tapi walaupun enggak besar tetap juga pencuri kan. Itu kita lihat dari CCTV. Dia coba ngambil tahu, tempe. Itu kecil-kecil begitulah. Nah, itu pun yang diambil punya pedagang. Itu kadang memang kesalahan dari teman-teman pedagang. Karena teman-teman pedagang sudah merasa aman dia taruh di depan jualannya,” bebernya

Karena itu, ia mengingatkan para pedagang agar tetap waspada dan tidak sepenuhnya bergantung pada petugas keamanan. “Maka dari itu kita ini memang harus waspada masing-masing.” tegasnya. (Butsainah/ADV/*)