Jelajahi TNK, Kapolres Kutim Tegaskan Benteng Terakhir Satwa Endemik Harus Dijaga

Sangatta— Kapolres Kutai Timur, (Kutim) Fauzan Arianto, melakukan penjelajahan dan peninjauan langsung ke kawasan Taman Nasional Kutai sebagai bentuk nyata dukungan terhadap pelestarian lingkungan dan perlindungan satwa liar, Jumat (27/3/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi ekosistem hutan tropis yang menjadi salah satu habitat penting bagi berbagai satwa endemik Kalimantan, termasuk orangutan dan beragam spesies dilindungi lainnya. Dalam kunjungannya, Kapolres juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kelestarian kawasan konservasi.

AKBP Fauzan Arianto menyampaikan bahwa keberadaan Taman Nasional Kutai memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai paru-paru dunia, tetapi juga sebagai benteng terakhir bagi kelangsungan hidup satwa liar.

“Kelestarian Taman Nasional Kutai adalah tanggung jawab bersama. Kami dari Polres Kutai Timur siap mendukung upaya perlindungan hutan dan satwa liar dari berbagai ancaman, termasuk perambahan dan aktivitas ilegal lainnya,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan serta tidak melakukan tindakan yang dapat merusak ekosistem hutan. Menurutnya, kesadaran kolektif menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan alam untuk generasi mendatang.

Selain itu, Kapolres menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus bersinergi dengan instansi terkait dalam melakukan pengawasan serta penegakan hukum terhadap pelanggaran di kawasan konservasi.

Peninjauan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian alam, sekaligus meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya menjaga habitat satwa liar yang semakin terancam.

Dengan langkah tersebut, Polres Kutai Timur menunjukkan peran aktifnya tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan hidup di wilayah Kutai Timur. (*)