Patung Bung Karno Resmi Berdiri di Kota Juang

TENGGARONG – Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin, secara resmi meresmikan Patung Ir. Soekarno sekaligus Kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kecamatan Sangasanga, Selasa (27/1/2026). Peresmian ini menjadi kado spesial bagi masyarakat karena bertepatan dengan peringatan bersejarah Peristiwa Merah Putih Sangasanga.

Acara tersebut dihadiri oleh tokoh masyarakat Kukar Edi Damansyah, perwakilan keluarga besar Bung Karno Djarot Saiful Hidayat, unsur Forkopimcam, perwakilan PT Pertamina Sangasanga, anggota DPRD, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Wabup Rendi Solihin menegaskan bahwa kehadiran patung Sang Proklamator dan RTH ini merupakan bentuk penghormatan nyata terhadap rekam jejak perjuangan bangsa yang pernah bergejolak di bumi Sangasanga.

“Bertepatan dengan peringatan Peristiwa Merah Putih, hari ini menjadi momen yang sangat dinantikan. Patung Bung Karno dan kawasan RTH ini adalah simbol bahwa kita tidak pernah melupakan sejarah besar di tanah ini,” ujar Rendi.

Pembangunan kawasan ini merupakan buah kolaborasi apik antara Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dengan dukungan dari PT Pertamina Sangasanga sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan pelestarian nilai-nilai nasionalisme.

Rendi berharap kawasan ini tidak sekadar menjadi ornamen kota, tetapi bertransformasi menjadi pusat pembelajaran sejarah bagi generasi muda serta wadah kreativitas warga.

“Kawasan ini kami proyeksikan sebagai pusat sejarah untuk belajar. Kami juga ingin lokasi ini hidup dengan aktivitas seni dan budaya, bahkan bisa dimanfaatkan secara rutin setiap hari Minggu sebagai ruang publik yang produktif,” tambahnya.

Guna mendukung kenyamanan pengunjung, Pemkab Kukar berkomitmen untuk terus melengkapi fasilitas penunjang di area tersebut. Rencana pengembangan ke depan meliputi pembangunan mushola, deretan kios bagi pelaku UMKM lokal, serta peningkatan infrastruktur jalan akses menuju kawasan RTH.

Di sela sambutannya, Rendi juga menyelipkan pesan mengenai visi besar pembangunan daerah yang berkeadilan. Ia menekankan bahwa pembangunan di Sangasanga adalah bagian dari strategi pemerataan di seluruh wilayah Kutai Kartanegara.

“Kami tidak ingin ada ketimpangan. Semua wilayah di Kutai Kartanegara akan mendapatkan perhatian yang adil dan berkelanjutan melalui pembangunan infrastruktur maupun ruang publik seperti ini,” tegasnya.

Menutup prosesi peresmian, Wabup Rendi menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pemangku kepentingan yang terlibat. Dengan diresmikannya ikon baru ini, Sangasanga diharapkan semakin memperkuat identitasnya sebagai “Kota Juang” sekaligus mendorong denyut ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata sejarah. (J/*)