DPUPR Kutim Siap Lanjutkan Pembangunan Jembatan Ring Road II

(PLT) Kepala DPUPR Kutim Joni Abdi Setia

SANGATTA. Dinas Pekerjaan Umum  Penataan Ruang (PUPR) Kutai Timur  (Kutim) siap melanjutkan pembangunan jembatan ring road II tahap II, sebelah jembatan yang telah rampung tahun lalu. Menurut Pelaksana Tugas (PLT) Kepala DPUPR Kutim Joni Abdi Setia, untuk melanjutkan pembangunan tersebut, pihaknya telah memasukkan rencana pembangunan jembatan sisi sebelah dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026.

 

“Kita mau lanjutkan pembangunan jembatan sebelah ring road II. Karena itu, kita sudah usulkan anggarannya di tahun anggaran 2026. Cuma RKPD ini masih berjalan, masih pembahasan. Tapi kita sudah usulkan supaya bisa masuk. Meskipun berharap masuk, tapi kita juga lihat kondisi keuangan kita. Kalau bisa  masuk lebih bagus, supaya balance antara jalan kiri dan kanan,” jelasnya.

 

Namun, Joni menjelaskan, rencana pembangunan Jembatan Ring Road II tersebut telah mendapat dukungan  DPRD Kutim, saat pembahasan. Saat ini, pihaknya tinggal menunggu kesiapan anggaran daerah untuk direalisasikan.

 

“Sempat juga dibahas di dewan. Dewan mendukung itu supaya bisa dianggarkan kembali. Cuma kan kita kembalikan ke pemerintah anggarannya. Kalau kami, istilahnya siap saja untuk membangun itu,” katanya.

 

Dijelaskan, nilai pekerjaan untuk proyek lanjutan ini sama dengan jembatan sisi sebelumnya. Hanya saja, nantinya tetap akan melalui proses tender baru untuk menentukan pelaksana kegiatan. “Anggaranya sama saja dengan sebelahnya. Untuk yang ngerjain beda lagi. Pasti ditender, siapa pemenangnya, belum tau,” jelasnya.

 

Seperti diketahui, jembatan ini menjadi penghubung dua ruas jalan penting di Sangatta, yakni Jalan Abdullah dengan Jalan AW Sjahranie. Spesifikasi  jembatan ini masuk dalam kategori A dengan panjang 30 meter dan lebar  7,4 meter.

 

Jembatan sebelumnya ini menelan biaya sekitar Rp 7,5 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kutim, telah beroperasi sejak Kamis (26/6/2025) lalu.

 

Sementara sisi jembatan sebelahnya, masih menggunakan jembatan Bailey atau jembatan sementara dengan rangka baja dan kayu ulin sebagai lantai.  (Caya/ADV)