Pelayanan Publik Kaliorang Terus Membaik, Urus KTP Cukup Setengah Jam, Akses Air dan Internet Kian Lancar

Foto : Camat Kaliorang, Rusmono

SANGATTA – Fasilitas pelayanan publik di Kecamatan Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), dilaporkan telah menunjukkan peningkatan signifikan. Mulai dari urusan administrasi kependudukan (Adminduk), ketersediaan air bersih, hingga akses internet, kini sudah semakin memadai dan memberikan kenyamanan bagi warga.

Camat Kaliorang, Rusmono, mengakui bahwa berbagai fasilitas dasar kini sudah jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Menurut Rusmono, warga Kaliorang kini tidak lagi kesulitan dalam melakukan pengurusan administrasi kependudukan, seperti Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Layanan ini sudah dapat diakses langsung di kantor Kecamatan, menghilangkan kebutuhan untuk menempuh perjalanan jauh dan memakan biaya besar ke Sangatta. “Sekarang, untuk mencetak KK dan KTP, warga kami di Kaliorang bisa melakukannya di Kecamatan saja. Cukup setengah jam, semua sudah bisa selesai,” kata Rusmono belum lama ini

Dia menambahkan, tingginya antusiasme masyarakat dalam mengurus dokumen di Kecamatan membuat pihaknya terus berupaya mengantisipasi kekurangan blangko KTP. Jika stok blangko tersisa sekitar 100 lembar, pihaknya langsung mengajukan permintaan kembali ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) di Sangatta untuk mencegah kehabisan.

“Sekarang sudah nyaman. Tidak seperti dulu, mengurus KTP harus ke Sangatta, menginap dua tiga hari baru selesai, yang tentunya perlu biaya besar,” jelasnya.

Rusmono mengakui bahwa kendala utama dalam layanan kependudukan adalah jika terjadi pemadaman listrik, yang secara otomatis juga mematikan jaringan internet. Namun, ia memastikan bahwa kejadian tersebut tidak terlalu sering. Sebagai catatan, untuk pendataan awal dokumen, warga memang masih harus mendatangi Disdukcapil di Sangatta.

Selain Adminduk, masalah air bersih di Kaliorang juga sudah semakin lancar. Begitu pula dengan akses internet yang terus membaik. Meskipun diakui masih ada beberapa lokasi atau titik yang mengalami blank spot (tidak terjangkau sinyal) atau belum terjangkau jaringan air, Pemerintah Kabupaten terus melakukan pembangunan dan pengembangan infrastruktur untuk mengatasi semua tantangan tersebut. (caya/*/ADV)