Lambatnya Realisasi Program Pembangunan di Kutim Disorot DPRD, Anggaran Rp 9,1 Triliun Diimbau Dikelola Bijak

Sangatta, – Lambatnya realisasi program pembangunan di Kutai Timur (Kutim) di awal tahun 2024 menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim. Hal ini berbanding terbalik dengan komitmen awal Pemkab Kutim yang digagas oleh Bupati Ardiansyah Sulaiman, yang mewajibkan realisasi program pembangunan mencapai minimal 30% untuk menghindari sanksi, salah satunya berupa penahanan insentif pegawai.