
5 Sekolah Kutim Raih Penghargaan Adiwiyata Nasional
Jakarta, – Berdasarkan hasil penilaian, sebanyak 417 sekolah di Indonesia berhasil meraih penghargaan Adiwiyata Nasional dan 134 sekolah meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri. Kabar gembiranya, lima sekolah di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) berhasil meraih penghargaan Adiwiyata Nasional.
Kelima sekolah tersebut adalah SMPN 2 Teluk Pandan, SD dan SMP Dharma Utama Muara Wahau, serta SDN 006 dan SDN 010 Sangatta Utara.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutim, Armin Nazar, mengaku sangat bangga dan mengapresiasi capaian prestasi ini. Ia mengatakan, program sekolah adiwiyata memiliki peran strategis dalam peningkatan kepedulian terhadap lingkungan hidup.
“Program sekolah adiwiyata memiliki empat aspek dalam pelaksanaannya, yakni aspek kebijakan berwawasan lingkungan, aspek kurikulum sekolah berbasis lingkungan, aspek kegiatan berbasis partisipatif, dan yang terakhir adalah aspek pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan,” ujar Armin.
Aspek-aspek tersebut berperan dalam mengkondisikan lingkungan sekolah untuk membiasakan perilaku peduli lingkungan siswa dan warga sekolah lainnya.
“Maka dari itu, Dinas LH Kutim secara berkesinambungan akan terus melakukan pendampingan dan pembinaan agar sekolah-sekolah di Kutim bisa mencapai penghargaan Adiwiyata,” kata Armin.
Untuk sekolah yang belum meraih penghargaan, Armin akan membina agar bisa meraih predikat sekolah Adiwiyata tingkat kabupaten. Peraih Adiwiyata kabupaten kemudian bisa meraih Adiwiyata tingkat provinsi, setelah itu Adiwiyata tingkat nasional, selanjutnya Adiwiyata mandiri.
Sementara itu, bagi sekolah-sekolah yang sudah pernah mencicipi penghargaan Adiwiyata, Armin berharap ke depan bisa menularkan tips dan strateginya mencapai prestasi tersebut. “Sehingga upaya mengakselerasi pencapaian prestasi dimaksud,” harap Armin. (*/ADV)






