Bupati Dorong Lomba Masak Ikan Jadi Model Pemenuhan Gizi Keluarga

Foto : Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman saat mencicipi hidangan para peserta dari 18 Kecamatan

Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Perikanan bersama Tim Penggerak PKK menggelar Lomba Masak Serba Ikan di Gedung Wanita Bukit Pelangi, Sangatta, Minggu (11/10/2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi para kader PKK dari berbagai kecamatan untuk mengembangkan kreativitas menyajikan makanan sehat berbahan dasar ikan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman memberikan apresiasi tinggi kepada PKK dan Dinas Perikanan. Menurutnya, kegiatan ini tidak boleh hanya berhenti sebagai ajang perlombaan semata, melainkan harus menjadi edukasi untuk menciptakan pola hidup sehat di masyarakat.

“Ini menjadi bagian di dalam menciptakan pola hidup kita yang sehat, di antaranya membiasakan memakan makanan bergizi dan kaya protein. Kita harapkan ini menjadi model asupan gizi di tengah-tengah masyarakat,” kata Ardiansyah dalam sambutannya.

Bupati juga menyelipkan candaan segar saat menceritakan pengalamannya mencicipi hidangan peserta. Setelah berkeliling dan makan di 18 meja, serta mencoba minuman herbal pereda flu buatan peserta, ia berseloroh mendapatkan tambahan satu vitamin.

“Semuanya ada, tapi karena saya tadi makannya di 18 meja, maka masih ada tambahan vitamin K, yaitu kekenyangan,” kelakarnya yang mengundang tawa hadirin. Ia pun turut memuji profesionalitas dewan juri yang bertugas, yakni Chef Joko dan Jimmy.

Menutup arahannya, Ardiansyah mengingatkan warga untuk terus menjaga kesehatan, terutama di tengah kondisi cuaca yang belakangan sering diwarnai kabut.

“Dengan kondisi kekinian yang kita hadapi, pola hidup bersih dan sehat harus kita jaga. Mari kita pahami betul kondisi lingkungan kita,” pesannya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perikanan Kutim, Yuliansyah, menyampaikan bahwa lomba tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-27 Kabupaten Kutim, sekaligus wujud kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).

Dalam ajang ini, para peserta saling unjuk kebolehan meracik masakan dalam tiga kategori utama, yakni menu keluarga, menu balita, dan kudapan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap kreativitas masyarakat dalam mengolah ikan semakin berkembang, sehingga konsumsi ikan meningkat dan turut mendukung upaya penurunan angka stunting,” ujar Yuliansyah. (Caya/ADV/*)