
Ketua DPRD Tekankan Pentingnya Ekonomi Pascatambang dan Efisiensi APBD
Sangatta – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) pada Kamis (08/10/2026) menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Kutim. Peringatan bersejarah ini menjadi momentum strategis bagi dewan untuk menyoroti urgensi efisiensi anggaran dan pentingnya persiapan menuju ekonomi pascatambang.
Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kutim, Jimmi, dengan didampingi oleh Wakil Ketua I Sayid Anjas dan Wakil Ketua II Prayunita Utami. Dari unsur eksekutif, hadir Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Mahyunadi, serta diikuti oleh 22 Anggota DPRD Kutim.
Dalam kesempatan itu, Jimmi menegaskan bahwa Kutim telah berkembang pesat berkat potensi sumber daya alam yang melimpah. Namun, ia mengingatkan bahwa kekayaan tersebut harus dikelola melalui tata kelola yang baik, perencanaan matang, dan anggaran yang efektif agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat luas.
“Pembangunan Kutai Timur ke depan harus mampu mengubah keunggulan sumber daya alam menjadi keunggulan sumber daya manusia dan ekonomi yang berkelanjutan,” tegas Jimmi.
Lebih lanjut, Ketua DPRD ini mendorong agar ketergantungan daerah terhadap sektor pertambangan mulai dikurangi secara bertahap. Ia meminta pemerintah daerah serius memajukan sektor alternatif untuk jangka panjang, seperti pertanian, perkebunan, perikanan, UMKM, pariwisata, hingga ekonomi digital dan kreatif.
Terkait anggaran, Jimmi menyoroti kemampuan fiskal daerah yang terbatas di tengah tingginya kebutuhan pembangunan. Ia meminta pihak eksekutif dan legislatif berani mengambil langkah prioritas yang tajam.
“APBD harus benar-benar diarahkan kepada program yang memberikan manfaat paling besar bagi masyarakat. Belanja pemerintah harus semakin produktif. Program yang tidak memberikan dampak signifikan kepada masyarakat harus dievaluasi,” jelasnya.
Lebih Lanjut, Jimmi mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga dunia usaha, untuk terus berkolaborasi. Mengakhiri arahannya, ia turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada para tokoh pendiri Kabupaten Kutai Timur atas dedikasi mereka membangun daerah. (*)





