Sebaran Permukiman Luas Jadi Kendala Akses Air Bersih di Bengalon

Foto ; Camat Bengalon, Muhammad Harun Al Rasyid

Bengalon – Permasalahan distribusi air bersih masih menjadi tantangan nyata di Kecamatan Bengalon. Hingga saat ini, sebagian warga di wilayah tersebut terpaksa mengandalkan aliran air sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karena belum terjangkau oleh fasilitas jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Camat Bengalon, Muhammad Harun Al Rasyid, membenarkan kondisi tersebut. Saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini, Harun menjelaskan bahwa kendala utama belum meratanya pasokan air bersih bukan disebabkan oleh buruknya layanan, melainkan karena kondisi geografis dan demografis Bengalon yang sangat luas.

“Kalau PDAM-nya sudah bagus saja ya, khusus di (pusat) kecamatan sini ya. Cuma memang warganya, sebarannya terlalu luas. Itu sih kendalanya yang sebetulnya,” ungkap Camat Bengalon Muhammad Harun Al Rasyid saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini

Menurut Harun, populasi penduduk di Kecamatan Bengalon yang menaungi 11 desa tersebut tersebar dalam titik-titik kecil. Wilayah yang sangat luas ini membuat jaringan perpipaan PDAM kesulitan untuk menjangkau setiap rumah, terutama bagi permukiman yang berada cukup jauh dari pusat jalur distribusi.

“Masih belum sampai ke lokasi rumah mereka kan yang di dalam-dalam sana,” ucapnya

Akibat dari keterbatasan jangkauan infrastruktur perpipaan tersebut, warga yang tinggal di kawasan pedalaman belum bisa menikmati fasilitas air bersih dari pemerintah. Sebagai solusi bertahan hidup, warga sekitar akhirnya memanfaatkan sumber air alami yang paling mudah diakses.

Lebih lanjut, Pemerintah kecamatan menyadari bahwa luasnya wilayah masih menjadi pekerjaan rumah yang besar. Meski sistem PDAM di pusat Bengalon telah berjalan baik. Namun penjangkauan ke titik-titik permukiman terluar masih memerlukan waktu dan pengembangan infrastruktur yang lebih panjang.

“cuman memang warganya sebarannya terlalu luas itu sih. sangat luas Kecamatan Bengalon ini kan,” Pungkasnya (ADV/*)