
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Ardiansyah Ingatkan Tantangan Peradaban Digital
Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman kantor bupati, Kamis (1/10/2026). Upacara yang dipimpin langsung oleh Bupati Ardiansyah Sulaiman ini berlangsung hikmad dan lancar meski kawasan perkantoran bukit pelangi sempat di guyur hujan.
Dengan mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur,”. Turut hadir Wakil Bupati Mahyunadi, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, aparatur sipil negara (ASN), personel TNI dan Polri, mahasiswa, hingga pelajar SMA/SMK.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ardiansyah menyoroti pentingnya peran seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mempraktikkan nilai Pancasila. Menurutnya, keterbukaan informasi di era modern membuat ideologi asing sangat mudah diakses, sehingga penguatan identitas bangsa menjadi benteng utama masyarakat.
“Pancasila ini tet4p menjadi bagian dari proses pembelajaran generasi k1ta, mulai dari pelajar sampai semua anak-anak bangsa di mana pun mereka berada,” ujar Ardiansyah.
Selain tantangan peradaban digital, orang nomor satu di Pemkab Kutim itu juga mengingatkan pentingnya merawat toleransi. Mengingat, Kabupaten Kutim yang akan segera berusia 27 tahun ini memiliki kondisi sosial masyarakat yang sangat heterogen, terdiri dari beragam suku, agama, dan budaya.
Lebih lanjut, Bupati mengapresiasi warga Kutim yang selama ini mampu menjaga keharmonisan tanpa terpancing isu-isu yang memecah belah. Sikap saling menghargai ini dinilai sebagai bukti nyata bahwa Pancasila telah membumi di Kutim.
Tak hanya itu, Ia menegaskan, momen 1 Oktober tidak boleh sekadar menjadi rutinitas seremonial belaka, melainkan semangat persatuan yang harus dilanjutkan lewat kontribusi nyata bagi daerah.
“Dengan adanya heterogenitas ini, kita saling menghargai satu sama lain dan konsep kita hanya satu, kita bangun Kutai Timur,” pungkasnya. (Caya/*)





