
Bupati Kutim Optimistis P-APBD 2026 Terserap Maksimal hingga Akhir Tahun
Sangatta – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman optimistis pelaksanaan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2026 dapat terealisasi dengan baik hingga akhir tahun.
Hal itu disampaikan Ardiansyah kepada sejumlah awak media usai menghadiri rapat paripurna persetujuan bersama Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dan DPRD Kutim di Gedung DPRD Kutai Timur, Rabu (30/9/2026) malam.
Terkait realisasi anggaran hingga akhir tahun, Ardiansyah mengatakan waktu pelaksanaan yang tersedia memang terbatas. Namun, ia meyakini program yang masuk dalam perubahan anggaran masih dapat dijalankan.
“Semoga ya, semoga terserap. S4ya yak1n kemarin dibahas tidak ada hal yang kerugian untuk perubahan ini terkait dengan program yang melebihi dari batas akhir ya, enggak ada,” kata Ardiansyah.
Lebih lanjut Ia menjelaskan, waktu yang tersedia untuk pelaksanaan program dalam P-APBD 2026 sekitar tiga bulan. Menurut dia, program yang memang sudah mulai bergerak dapat segera direalisasikan.
“Karena waktu kita hanya 3 bulan in1. Ya, yang murni sudah mulai bergerak yang murni,” ujarnya.
Mengenai Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA), Ardiansyah menyebut saat ini pos tersebut sudah nihil secara akuntansi karena telah dibagi ke dalam penerimaan dan pengeluaran pembiayaan.
“Iya, sekarang SILPA sudah nihil nih kan, sudah dibagi di dalam secara akuntansi. Jadi ada penerimaan pembiayaan, ada pengeluaran pembiayaan sehingga itu harus nih1l ya. Itu sudah rumus akuntansinya seperti itu,” jelasnya.
Sementara terkait kewajiban utang, Ardiansyah mengatakan pembayarannya telah disiapkan dalam APBD murni. Ia menyebut masih terdapat sisa utang sekitar Rp11 miliar yang harus dibayarkan.
“Ya sudah itu tinggal harus dibayar,” pungkasnya. (Butsainah/ADV/*)





