
Sepakati P-KUA dan P-PPAS 2026, Bupati Kutim Berharap “Durian Runtuh” dari Pusat
Sangatta – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, resmi menandatangani Nota Kesepakatan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (P-KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (P-PPAS) Tahun Anggaran 2026. Penandatanganan dokumen ini berlangsung dalam agenda Rapat Paripurna Ke-II yang digelar di ruang rapat paripurna DPRD, Jumat (25/9/2026).
Seusai rapat paripurna, Ardiansyah menyatakan bahwa belum banyak substansi rinci yang bisa dibahas saat ini. Tahapan tersebut, kata dia, baru sebatas menyepakati rancangan awal yang sebelumnya telah disampaikan.
“Sepertinya tidak terlalu banyak yang harus ditanggapi ya, karena ini hanya menyepakati apa yang kemarin disampaikan terkait dengan KUPA dan PPAS. Mungkin nanti yang lebih maksimal pada saat setelah pembahasan, atau besok hari Senin pada saat penyampaian pengantar,” ungkap Ardiansyah kepada awak media.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Pemkab Kutim ini menekankan bahwa dokumen KUPA dan PPAS tersebut masih berupa rancangan sementara. Oleh karena itu, besaran angka dan postur anggaran di dalamnya masih sangat memungkinkan untuk mengalami perubahan.
Terkait potensi perubahan angka tersebut, Ardiansyah menaruh harapan adanya kucuran dana tambahan dari pemerintah pusat pada bulan ini.
“Kita lihat nanti ya. Mudah-mudahan ada ‘durian yang jatuh’ dalam September ini dari keuangan pusat. Ini kita tunggu, mudah-mudahan bisa,” tuturnya.
Sementara itu, untuk menyiasati postur anggaran, bupati menyebut hal itu bukan kendala besar dalam APBD Perubahan. Menurutnya, mekanisme akuntansi cukup fleksibel, di mana potensi defisit nantinya akan ditutup melalui skema pendapatan pembiayaan.
“Kalau di perubahan itu akuntansinya enak. Defisit itu akan di tutup dengan pendapatan pembiayaan seperti itu ya,” terangnya
Namun, ketika disinggung mengenai besaran pasti angka Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA), Ardiansyah belum bisa membeberkan rinciannya saat ini. “Nanti kita lihat SILPA ya. Kita lihat nih, karena saya tidak pegang data juga ini,” pungkasnya. (Caya/ADV/*)





