Antisipasi Intrusi Air Laut, Perumdam Kutim Rutin Uji Kadar Klorida di Intake Kabo

Sangatta – Perumda Air Minum Tirta Tuah Benua Kutai Timur (Perumdam Kutim) memperketat pemantauan harian kualitas air baku di Sungai Sangatta, khususnya di area Intake IPA Kabo. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi intrusi air laut dan memastikan pasokan air bersih bagi masyarakat tetap aman.

​Pemantauan intensif yang berlangsung sejak 24 Agustus 2026 tersebut berfokus pada pengujian parameter penting, seperti kadar klorida, salinitas, Total Dissolved Solids (TDS), Electrical Conductivity (EC), dan tingkat keasaman (pH).

​Asisten Manajer Laboratorium Perumdam Kutim, Endah Budi Lestari, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan berkala setiap hari saat kondisi air pasang. Berdasarkan hasil pengujian terbaru per 23 September 2026, kadar klorida berada dalam kisaran aman dan belum berdampak pada titik pengambilan air baku.

​“Kadar klorida di Intake Kabo tercatat sangat rendah, yakni 4,9 mg/L. Sementara di Prodesa Kabo sebesar 8,3 mg/L dan di Jembatan Kampung Kajang berada pada angka 148,2 mg/L. Pengaruh air asin dari muara belum menunjukkan indikasi signifikan di lokasi intake,” ujar Endah dalam keterangannya.

​Endah juga meluruskan persepsi masyarakat terkait perubahan warna air sungai yang sesekali tampak kehijauan. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut bukan dipicu oleh masuknya air laut atau tingginya kadar garam, melainkan akumulasi alga dan bahan organik.

​Kendati kondisi intake dipastikan aman, Perumdam Kutim mengimbau warga terutama yang bermukim di kawasan muara agar tidak mengonsumsi air sungai secara langsung untuk kebutuhan minum dan memasak tanpa pengolahan. Masyarakat juga diminta lebih teliti melihat warna, bau, dan rasa air sebelum menggunakannya untuk kebutuhan MCK.

​Guna memastikan kualitas layanan di tingkat konsumen, Direktur Utama Perumdam Kutim, Suparjan, turut melakukan inspeksi rutin secara langsung di lapangan pada pagi dan sore hari. Pada Jumat (18/9/2026) lalu, Suparjan meninjau kondisi air di titik intake IPA Kabo hingga mengecek keandalan aliran air ke rumah-rumah pelanggan di kawasan Jalan Ahmad Yani, poros Sangatta–Bontang.

​”Langkah pemantauan ini akan kami jalankan terus dari hilir hingga ke kran pelanggan agar kualitas pasokan air bersih tetap terjaga secara konsisten,” pungkasi Suparjan. (Humas Perumdam)