Hadiri Pelantikan, Bupati Kukar Minta Pengurus PPDI Kaltim Fokus Tingkatkan Kapasitas Perangkat Desa

Bupati Kutai Kartanegara : Aulia Rahman Basri

TENGGARONG — Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), dr. Aulia Rahman Basri, meminta jajaran pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kalimantan Timur untuk memprioritaskan peningkatan kapasitas, kompetensi, dan integritas perangkat desa. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Pelantikan Pengurus PPDI Kaltim Masa Bakti 2025–2030 di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Senin (20/7/2026).

Dalam agenda tersebut, jajaran pengurus PPDI Kaltim yang diketuai oleh Rodi E secara resmi dilantik oleh Ketua Umum PPDI Pusat, Sarjoko.

Bupati Aulia menegaskan bahwa perangkat desa merupakan ujung tombak pelayanan publik serta penggerak utama pembangunan nasional. Oleh karena itu, PPDI dinilai memiliki peran strategis untuk menjawab tantangan tata kelola desa yang kian kompleks.

“Tantangan pemerintahan desa saat ini semakin kompleks, mulai dari tuntutan pelayanan yang cepat dan transparan, pengelolaan keuangan akuntabel, hingga transformasi digital. PPDI harus menjadi wadah meningkatkan profesionalisme perangkat desa,” ujar Aulia.

Guna menjawab tantangan tersebut, Bupati menyampaikan lima instruksi utama kepada kepengurusan baru: membangun budaya profesionalisme, menjaga integritas dan netralitas, mempercepat transformasi pelayanan berbasis digital, memperkuat kepekaan sosial, serta mengelola organisasi secara demokratis dan akuntabel.

Ia menambahkan, Pemkab Kukar terus berkomitmen mendukung penguatan kapasitas desa untuk memaksimalkan potensi lokal—seperti sektor pertanian, perikanan, hingga pariwisata—guna mewujudkan visi ‘Kutai Kartanegara Idaman Terbaik’. (Jul/*)