
Sat Samapta Polres Kutim Monitoring Kenaikan Debit Sungai Sangatta Akibat Hujan Deras
SANGATTA – Personel Satsamapta Polres Kutai Timur melaksanakan patroli monitoring kenaikan debit air Sungai Sangatta akibat intensitas hujan deras yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, Minggu (24/5/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi banjir yang dapat mengancam permukiman warga di kawasan bantaran sungai. Patroli dipimpin langsung Kasat Samapta Polres Kutai Timur, AKP Subeki, didampingi Kanit Patroli Aiptu Budi Wiyono bersama personel Satsamapta.
Sebelum patroli dimulai, personel terlebih dahulu mengikuti Arahan Pimpinan (AAP) di halaman Mako Polres Kutim. Dalam arahan tersebut, personel diminta meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pemantauan langsung ke sejumlah titik rawan terdampak luapan air sungai.
Adapun sasaran patroli meliputi kawasan pemukiman bantaran sungai di Jalan Loa Mali, Jembatan I.A Moies, hingga kawasan Jembatan Kampung Kajang. Dalam pelaksanaannya, personel juga menyiapkan kendaraan operasional berupa truk Dalmas dan perahu kano untuk mendukung mobilitas apabila terjadi kondisi darurat.
Kasat Samapta Polres Kutai Timur, AKP Subeki, mengatakan patroli monitoring dilakukan guna memastikan kondisi masyarakat tetap aman serta memantau perkembangan debit air sungai secara langsung.
“Personel kami turun langsung untuk mengecek kondisi di lapangan, khususnya di kawasan bantaran sungai yang rawan terdampak apabila debit air meningkat. Ini merupakan langkah preventif agar masyarakat tetap waspada,” ujarnya.
Dari hasil monitoring sementara, debit air Sungai Sangatta diketahui mengalami kenaikan, namun hingga saat ini belum memasuki kawasan pemukiman warga.
Saat dikonfirmasi hal tersebut, Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto menegaskan jajaran Polres Kutim terus siaga dalam mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi, terutama saat curah hujan tinggi melanda wilayah Kutai Timur.
“Kami menginstruksikan seluruh personel untuk aktif melakukan pemantauan dan patroli di titik-titik rawan banjir. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mempercepat langkah penanganan apabila situasi berkembang,” ungkap AKBP Fauzan Arianto.
AKBP Fauzan juga mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran sungai agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan naiknya debit air, terutama apabila hujan deras kembali terjadi dalam waktu lama.
“Kami meminta masyarakat terus memantau kondisi cuaca dan segera melapor kepada kami melalui 110 apabila menemukan tanda-tanda potensi banjir atau kondisi darurat lainnya,” pesannya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Personel Satsamapta juga terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait guna memantau perkembangan kondisi Sungai Sangatta. (Caya/*)






