Sentuh Hati Generasi Muda, Kajian Akbar Hanan Attaki di Sangatta Bahas Takdir dan Quarter Life Crisis

SANGATTA – Suasana religius yang kental menyelimuti Gedung Buana Mekar, Sangatta Utara, pada Sabtu malam (25/4/2026). Ribuan jamaah, yang didominasi oleh generasi muda, tampak memadati setiap sudut ruangan untuk mengikuti Kajian Akbar bersama pendakwah nasional, Ustadz Hanan Attaki.

Acara yang diinisiasi oleh Komunitas Pemuda Kreatif Bersama dan Komunitas Hijabers Sangatta ini mengangkat tema yang sangat relevan dengan dinamika kehidupan pemuda saat ini: “Quarter Life Crisis? Allah Gak Pernah Salah Menulis Takdir”.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Hanan Attaki menyoroti fenomena quarter life crisis—fase di mana individu berusia 20-an hingga awal 30-an sering kali merasa cemas, bingung, dan kehilangan arah mengenai masa depan. Dengan gaya penyampaiannya yang khas dan menyejukkan, ia mengajak para jamaah untuk mengembalikan segala kegelisahan tersebut kepada iman.

“Seringkali kita merasa tertinggal atau salah jalan, padahal Allah tidak pernah salah dalam menuliskan skenario hidup hamba-Nya. Tugas kita adalah berikhtiar dan menjaga sangka baik kepada-Nya,” pesan Hanan Attaki di hadapan sekitar 1.000 jamaah yang hadir.

Pesan mendalam mengenai kesabaran dan keyakinan terhadap takdir ini tampak menyentuh hati para peserta. Banyak dari mereka yang menyimak dengan khidmat, bahkan tak sedikit yang terharu saat sesi doa bersama dilakukan.

Kehadiran Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, menambah bobot dukungan pemerintah terhadap pembinaan mental generasi muda. Dalam sambutannya, Mahyunadi memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan positif seperti ini.

“Pemerintah Kabupaten Kutai Timur akan terus mendukung kegiatan keagamaan yang membangun karakter generasi muda agar lebih berakhlak, berilmu, dan mampu menghadapi tantangan zaman dengan nilai-nilai keislaman,” ujar Mahyunadi.

Kesuksesan acara ini tidak terlepas dari peran sigap aparat keamanan. Polsek Sangatta Utara di bawah komando IPTU Alan Firdaus menerjunkan personel untuk memastikan alur masuk jamaah dan lalu lintas di sekitar Gedung Buana Mekar tetap terkendali.

“Kami hadir untuk memastikan masyarakat dapat mengikuti kegiatan dengan aman dan nyaman. Alhamdulillah, seluruh rangkaian acara berjalan tertib tanpa gangguan,” tegas IPTU Alan Firdaus. (Caya/*)