Kebakaran Melanda Desa Mawai Indah Kutim, Polisi Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

Batu Ampar – Masyarakat di RT 05 Desa Mawai Indah, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), dikejutkan oleh amukan si jago merah pada Sabtu (25/4/2026) pagi. Sebuah rumah kayu milik warga bernama Sukapti ludes terbakar, namun pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

​Peristiwa kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 07.40 WITA. Menurut keterangan saksi mata di lokasi, api pertama kali terlihat muncul dari salah satu kamar tidur. Saksi yang saat itu sedang berada di dapur awalnya mendengar suara mencurigakan dari arah depan.

​Begitu diperiksa, api sudah berkobar besar di dalam kamar. Dalam kondisi panik, saksi langsung bergegas menyelamatkan anaknya yang masih berada di dalam kamar tersebut sambil berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

​Api dengan cepat merambat ke seluruh bagian bangunan mengingat material rumah yang didominasi kayu. Berdasarkan penyelidikan sementara, kebakaran diduga kuat dipicu oleh penggunaan obat nyamuk bakar yang mengenai kasur, sehingga menimbulkan percikan api yang cepat membesar.

​Berkat gotong royong warga dan bantuan petugas, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 08.40 WITA. Meski tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, kerugian material akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp70 juta.

​Personel Polsek Muara Bengkal segera tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan dan membantu pemadaman. Garis polisi kini telah dipasang di area rumah untuk kepentingan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

​Kapolsek Muara Bengkal, AKP Rahmat Hartoyo, menyatakan bahwa situasi saat ini sudah terkendali.

​”Kami bergerak cepat segera setelah menerima laporan untuk memastikan api tidak merembet ke pemukiman lain. Alhamdulillah, penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa,” ujar AKP Rahmat.

​Menutup keterangannya, AKP Rahmat Hartoyo mengimbau warga Kutai Timur, khususnya di wilayah Batu Ampar, untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran di lingkungan rumah tangga.

​”Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu teliti sebelum meninggalkan rumah atau saat beristirahat. Pastikan penggunaan obat nyamuk, kompor, dan instalasi listrik dalam kondisi aman agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya. (Caya/*)