Syaiful Bakhri Resmi Pimpin KORMI Kutai Timur Periode 2026-2030

SANGATTA – Syaiful Bakhri resmi dilantik sebagai Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) masa bakti 2026-2030. Prosesi pelantikan 96 pengurus tersebut berlangsung khidmat di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Jumat (24/4/2026).

Pelantikan dan pengambilan sumpah dilakukan oleh Sekretaris KORMI Provinsi Kalimantan Timur, Bunga Rengganis Laila Ramadhan. Acara ini disaksikan langsung oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Wakil Bupati Mahyunadi, Ketua DPRD Jimmi, Ketua KONI Kutim Rudi Hartono, serta jajaran Forkopimda.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, dalam sambutannya menegaskan bahwa KORMI memiliki peran strategis sebagai motor penggerak budaya hidup sehat. Ia berharap KORMI dapat mendukung visi “Indonesia Bugar 2045” melalui program olahraga yang inklusif dan inovatif.

“Kita ingin masyarakat Kutai Timur memiliki kualitas hidup yang lebih baik melalui aktivitas olahraga yang menyenangkan. KORMI harus mampu menghadirkan program kreatif untuk menarik minat generasi muda tanpa meninggalkan nilai budaya lokal,” ujar Ardiansyah.

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor—mulai dari pemerintah, dunia pendidikan, hingga pelaku usaha—agar olahraga rekreasi menjadi gerakan massal yang berkelanjutan di Kutim.

Senada, Sekretaris KORMI Kaltim, Bunga Rengganis, mengingatkan pengurus baru akan tanggung jawab besar dalam memajukan olahraga masyarakat secara profesional.

Sementara itu, Ketua KORMI Kutim terpilih, Syaiful Bakhri, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan prestasi kepengurusan sebelumnya. Ia mencatat, pada ajang nasional sebelumnya, atlet olahraga masyarakat Kutim berhasil menyumbang 30 medali emas untuk kontingen Kalimantan Timur.

Sebagai langkah ke depan, Syaiful memaparkan tiga strategi utama: penguatan pembinaan Induk Organisasi Olahraga (Inorga), pengembangan olahraga berbasis potensi alam (laut, sungai, dan pegunungan), serta integrasi olahraga dengan sektor pariwisata daerah.

“Potensi kita sangat besar. Kami akan kembangkan event berbasis alam sebagai daya tarik wisata, sehingga KORMI tidak hanya menyehatkan masyarakat, tetapi juga berkontribusi pada daya saing daerah,” pungkas Syaiful. (caya/*)