
Pimpin Upacara Tradisi, Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto Sambut 22 Bintara Remaja
Kutai Timur – Polres Kutai Timur menggelar upacara pembinaan tradisi penyambutan Bintara Remaja Angkatan 49, 51, dan 52, yang dipimpin langsung oleh Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh makna sebagai awal pengabdian para personel baru di lingkungan Polres Kutim, Selasa (31/3/2026).
Sebanyak 22 Bintara Remaja resmi bergabung, menambah kekuatan personel dalam mendukung tugas kepolisian di wilayah Kutai Timur yang memiliki karakteristik dan tantangan tersendiri.
Dalam amanatnya, Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh Bintara Remaja yang telah berhasil melewati berbagai tahapan pendidikan dan pelatihan.
“Status sebagai anggota Polri bukan sekadar profesi, melainkan amanah dan tanggung jawab yang harus dijaga dengan penuh kehormatan. Di pundak saudara melekat tugas mulia sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat serta penegak hukum yang berkeadilan,” tegasnya.
Kapolres juga menekankan bahwa wilayah Kutai Timur memiliki dinamika yang kompleks, baik dari segi geografis, sosial, maupun perkembangan teknologi. Oleh karena itu, para Bintara Remaja diminta untuk mampu beradaptasi, memahami kondisi wilayah, serta menjalin sinergi dengan masyarakat.
Lebih lanjut, AKBP Fauzan Arianto memberikan sejumlah penekanan penting sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas ke depan. Di antaranya, menjunjung tinggi nilai-nilai Tri Brata dan Catur Prasetya, menjaga disiplin serta integritas, meningkatkan profesionalisme, dan mengedepankan sikap humanis dalam pelayanan kepada masyarakat.
“Bangun komunikasi yang baik dan kepercayaan publik, karena keberhasilan tugas Polri sangat ditentukan oleh dukungan masyarakat. Gunakan teknologi secara bijak serta jaga soliditas dan kekompakan internal,” lanjutnya.
Ia juga mengingatkan bahwa Polri saat ini berada dalam sorotan masyarakat, sehingga setiap tindakan anggota akan menjadi cerminan institusi. Oleh sebab itu, seluruh personel diharapkan mampu menunjukkan sikap profesional, transparan, dan akuntabel.
Kepada para Bintara Remaja, Kapolres berpesan agar momentum ini dijadikan sebagai awal pengabdian kepada bangsa dan negara dengan penuh keikhlasan dan dedikasi.
“Jadilah anggota Polri yang tidak hanya berani dalam bertugas, tetapi juga mampu menjaga kepercayaan masyarakat serta memberikan solusi atas setiap permasalahan yang ada,” pungkasnya.
Upacara tradisi ini menjadi simbol penerimaan sekaligus pembentukan karakter bagi para Bintara Remaja agar siap menjalankan tugas sebagai anggota Polri yang profesional, berintegritas, dan dicintai masyarakat. (*)






