Gelar Media Gathering 2026, PAMA District KPC Cluster Paparkan Capaian CSR Pendidikan dan Keselamatan Kesejumlah Awak Media di Kutim

SANGATTA – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) District KPC Cluster bersama PT Kalimantan Prima Persada (KPP) menggelar Media Gathering 2026 di Café Teras Belad, Sangatta, Sabtu (14/3/2026). Pertemuan ini bertujuan memperkuat kemitraan strategis dengan insan pers serta memaparkan capaian program CSR di bidang pendidikan dan keselamatan.

Human Capital Department Head PAMA Sangatta, Tri Rahmat Soleh, menyatakan bahwa perusahaan berkomitmen menjaga hubungan harmonis dengan media sebagai pilar informasi objektif. Ia menegaskan manajemen PAMA senantiasa terbuka terhadap masukan dari publik.

“Manajemen kami tidak anti-kritik. Kami menghargai masukan positif yang disampaikan secara berimbang sebagai bagian dari visi-misi perusahaan di Kutai Timur,” ujar Tri dalam sambutannya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris PWI Kutim, Dedy, yang mewakili Ketua PWI Kutai Timur, menekankan pentingnya legalitas lembaga pers dan sertifikasi jurnalis. Ia mengingatkan bahwa perusahaan pers wajib bernaung di bawah asosiasi resmi seperti JMSI atau SMSI.

Dedy juga menegaskan bahwa Uji Kompetensi Wartawan (UKW) adalah syarat mutlak untuk menjamin kualitas SDM dan perlindungan narasumber.

“Narasumber secara aturan berhak menolak diwawancarai oleh wartawan yang belum tersertifikasi. Kami terus mendorong rekan-rekan mengikuti UKW setiap tahun demi menjaga integritas,” tegas Dedy.

Di sektor tanggung jawab sosial, CSR Officer PAMA, Sri Supriadi, memaparkan keberhasilan pengelolaan 38 sekolah binaan di wilayah PAMA KPC Cluster. Fokus utama program ini adalah PAMA Safe School yang menanamkan budaya Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan Hidup (K3LH) sejak dini.

Hingga Maret 2026, beberapa capaian signifikan yang dicatatkan antara lain seperti pelatihan kompetensi bagi 117 guru dan 611 siswa. Penyaluran beasiswa GOTA kepada 23 pelajar/mahasiswa dan bantuan pendidikan bagi 100 siswa, pelatihan 128 pemuda melalui BLKI Mandiri Kutim serta pengembangan BKK Center yang menjangkau 2.302 orang serta implementasi standar keselamatan di 4 sekolah menengah kejuruan (SMK) dengan 1.897 penerima manfaat.

Selain itu, PT KPP turut menjalankan program Safety Goes to School, yang mencakup edukasi dunia tambang, simulasi Basic Life Support (BLS), hingga pemadaman api di sekolah-sekolah sekitar wilayah operasional, termasuk SMKN 2 Sangkulirang dan SMAN 1 Bengalon.

Acara ini dihadiri oleh 39 perwakilan media dari berbagai organisasi profesi, termasuk PWI, PWRI, JMSI, SMSI, dan AJKT, sebagai bentuk penguatan fungsi kontrol sosial terhadap operasional perusahaan. (Caya/*)