Lantik 11 Ketua TP PKK Kecamatan, Bupati Ardiansyah Sulaiman Tekankan Pembinaan Kader hingga Tingkat Desa

SANGATTA – Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, secara resmi menghadiri pelantikan 11 Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kecamatan masa bhakti 2026–2030. Dalam kesempatan tersebut, Bupati memberikan instruksi khusus agar para pimpinan PKK yang baru dilantik memperkuat pembinaan hingga ke tingkat paling bawah, yakni kader desa dan Dasa Wisma.

Prosesi pelantikan yang dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Kutim, Siti Robiah, berlangsung khidmat di Gedung Kantor PKK, Kompleks Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta Utara, Rabu (4/3/2026).

Dalam arahannya, Bupati Ardiansyah Sulaiman menekankan bahwa posisi Ketua TP PKK Kecamatan bukan sekadar jabatan struktural, melainkan amanah besar untuk menyentuh kebutuhan langsung masyarakat.

“Saya berharap kepada para Ketua TP PKK Kecamatan yang baru saja dilantik agar bisa mengemban amanah dengan penuh rasa tanggung jawab untuk masyarakat, serta membina para kader dan Dasa Wisma,” ujar Ardiansyah.

Ia juga menambahkan bahwa gerakan PKK memiliki keunggulan kompetitif karena strukturnya menjangkau unit terkecil dalam masyarakat, yaitu keluarga. Oleh karena itu, sinergi program antara pemerintah daerah dan PKK sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kesejahteraan warga di 11 kecamatan terkait.

Sebanyak 11 Ketua TP PKK Kecamatan yang dilantik mencakup wilayah, Busang, Muara Ancalong, Muara Bengkal, Batu Ampar, Telen, Kombeng, Karangan, Sangkulirang, Bengalon, Rantau Pulung, dan Sangatta Selatan.

Acara ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan, penyematan pin PKK secara simbolis, serta penandatanganan berita acara serah terima jabatan yang disaksikan oleh unsur Forkopimda dan kepala OPD terkait.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto bersama Ketua Bhayangkari Kutim Yuniar Fauzan. Kapolres menyatakan apresiasinya dan menegaskan bahwa pihak kepolisian siap mendukung program PKK, terutama dalam aspek menciptakan lingkungan keluarga yang aman dan kondusif.

“PKK memiliki peran strategis dalam membangun karakter masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah, organisasi kewanitaan, dan TNI-Polri adalah kunci pembangunan berkelanjutan,” ungkap Kapolres.

Dengan dilantiknya pengurus baru ini, Pemkab Kutim berharap adanya inovasi-inovasi program yang mampu menjawab tantangan zaman, namun tetap berbasis pada kearifan lokal dan penguatan ekonomi keluarga di desa-desa. (*)