
Wujudkan Lingkungan Sehat, Polres Kutim Gencarkan Gerakan Indonesia Asri di Asrama
Sangatta – Kepolisian Resor (Polres) Kutai Timur (Kutim) terus berkomitmen menciptakan lingkungan hunian yang bersih, sehat, dan hijau. Komitmen tersebut diwujudkan dengan menggencarkan program Gerakan Indonesia Asri yang dipusatkan di lingkungan Asrama Polres Kutai Timur. Jumat (27/2/2026).
Kegiatan pelestarian lingkungan ini melibatkan partisipasi aktif dari jajaran personel kepolisian. Adapun aksi nyata yang dilakukan meliputi gotong royong membersihkan area asrama, penanaman berbagai bibit pohon peneduh, penataan taman, hingga perbaikan sistem pengelolaan sampah rumah tangga agar lebih ramah lingkungan.
Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, menyampaikan bahwa implementasi Gerakan Indonesia Asri ini merupakan langkah penting, bukan hanya untuk penghijauan, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas hidup para anggota Polri beserta keluarganya.
“Gerakan Indonesia Asri di lingkungan asrama ini adalah wujud nyata kepedulian kita terhadap kelestarian lingkungan sekaligus kenyamanan tempat tinggal. Jika lingkungan asrama bersih, hijau, dan udaranya segar, hal ini tentu akan berdampak langsung pada kualitas kesehatan dan psikologis anggota,” ujar AKBP Fauzan Arianto dalam keterangannya.
Lebih lanjut, AKBP Fauzan menekankan bahwa lingkungan yang nyaman akan berbanding lurus dengan peningkatan kinerja personel dalam menjalankan tugas kepolisian sehari-hari. Anggota yang sehat dan memiliki hunian yang nyaman dinilai akan lebih optimal dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
“Kita mulai langkah kecil ini dari ‘rumah’ kita sendiri di asrama. Harapannya, selain menciptakan lingkungan yang asri, keluarga besar Polres Kutim juga bisa menjadi pelopor dan contoh yang baik bagi masyarakat Kutai Timur dalam hal menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar,” pungkasnya.
Ke depannya, Polres Kutim berencana menjadikan kegiatan menjaga kebersihan dan perawatan tanaman di asrama ini sebagai agenda rutin yang diawasi pelaksanaannya, sehingga predikat asrama yang “Asri” dapat terus dipertahankan. (*)






