Program Cek Kesehatan Gratis Kaltim Jangkau 220 Ribu Warga, Sasar Pelajar Hingga Ibu Hamil

Gambar Ilustrasi

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mencatat sebanyak lebih dari 220 ribu warga telah memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di berbagai pusat kesehatan masyarakat (puskesmas). Program ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui deteksi dini penyakit.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kaltim, Jaya Mualimin, mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari pengoptimalan layanan kesehatan yang menjangkau seluruh fasilitas kesehatan di wilayah Kaltim. Program CKG sendiri merupakan implementasi kebijakan nasional yang diperkuat oleh instruksi Gubernur Kaltim.

“Alhamdulillah, sesuai arahan Bapak Presiden, kita sudah mencapai lebih dari 220 ribu warga yang diperiksa di puskesmas. Program ini menyasar masyarakat umum hingga pelajar dari tingkat SD, SMP, hingga SMA,” ujar Jaya Mualimin dalam keterangannya di Samarinda, baru-baru ini.

Jaya menjelaskan, selain menyasar institusi pendidikan, layanan ini memberikan perhatian khusus pada kelompok rentan, yaitu ibu hamil dan bayi baru lahir. Fokus utamanya adalah mendeteksi gangguan kesehatan atau kelainan bawaan sejak dini guna melakukan tindakan preventif yang cepat.

Pihak Dinkes Kaltim memastikan seluruh proses pemeriksaan telah berjalan sesuai dengan standar pelayanan kesehatan yang berlaku. Melalui program ini, masyarakat didorong untuk lebih sadar akan pentingnya pemeriksaan rutin guna meminimalisir risiko penyakit kronis.

“Kami berharap kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini terus meningkat. Dengan pemeriksaan rutin, risiko penyakit dapat diketahui lebih awal sehingga penanganan medis bisa dilakukan secara cepat dan tepat,” pungkasnya. (*)