
Tokoh Masyarakat dan FKUB Disambangi Polres Kutim, Isu Kamtibmas Jadi Sorotan
Sangatta, — Polres Kutai Timur (Kutim) bersama Ditbinmas Polda Kaltim melaksanakan kegiatan sambang ke sejumlah tokoh masyarakat dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di wilayah Sangatta. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Pembina TK I Setur, Kasubdit Bintibsos Ditbinmas Polda Kaltim, didampingi Kompol Rr. Kanti Puji Lestari, serta jajaran Sat Binmas Polres Kutim.
Sambang dilakukan di tiga lokasi berbeda, yakni kediaman Saim, Sekretaris Ikapakarti di Jalan Gotong Royong, Sangatta Selatan, kediaman Uce Prastyo, Ketua IKJ Kutim di Gang Rejeki 5, Teluk Lingga, serta kantor FKUB Kutai Timur di Jalan Hidayatullah, Sangatta Utara, tempat Ketua FKUB Ismaun Sirma dan pengurus lainnya menerima rombongan.
Dalam pertemuan tersebut, tim dari Ditbinmas Polda Kaltim dan Sat Binmas Polres Kutim menyampaikan sejumlah imbauan penting terkait situasi kamtibmas terkini.
Para tokoh masyarakat dan pengurus FKUB diminta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, menyusul maraknya laporan penculikan anak serta insiden kecelakaan di sungai dan laut yang melibatkan anak di bawah umur.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk menjauhi praktik judi online dan pinjaman online ilegal yang berpotensi merugikan pribadi dan keluarga.
Penyimpangan sosial di kalangan remaja, seperti pergaulan bebas, penggunaan lem, “ngomix,” hingga penyalahgunaan narkoba juga menjadi perhatian serius yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Petugas turut menyoroti bahaya penyebaran paham radikalisme melalui media sosial. Tokoh masyarakat dan FKUB diminta aktif memberikan edukasi kepada warga agar lebih waspada terhadap konten yang dapat memicu intoleransi maupun perpecahan.
Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, menegaskan bahwa sambang ke tokoh masyarakat merupakan strategi penting dalam memperkuat stabilitas keamanan daerah.
“Peran tokoh adat, tokoh masyarakat, maupun FKUB sangat vital dalam menjaga harmoni sosial. Melalui kolaborasi seperti ini, kami bisa mengatasi potensi gangguan keamanan sejak dini,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Polres Kutim menyediakan layanan pengaduan melalui hotline 110 yang aktif 24 jam tanpa biaya.
“Kami menekankan kepada masyarakat agar tidak ragu melapor bila melihat atau mengalami gangguan kamtibmas. Pelibatan masyarakat dalam menjaga keamanan adalah kunci utama,” tegas AKBP Fauzan.
Kegiatan sambang ini diharapkan mampu memperkuat hubungan Polri dengan tokoh masyarakat serta membangun jejaring informasi yang lebih solid dalam menjaga situasi aman dan kondusif di wilayah Kutai Timur. (Humas Polres Kutim)






