
Dukung Program Bupati, Komisi C DPRD Kutim Kawal Pemasangan Listrik PLN di 13 Desa
SANGATTA — Program percepatan elektrifikasi atau pemasangan jaringan listrik PLN yang menyasar desa-desa blank spot di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus digulirkan. Program yang menjadi visi prioritas Bupati Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Mahyunadi ini mendapat dukungan penuh dari legislatif.
Ketua Komisi C DPRD Kutim, Ardiansyah, menegaskan komitmennya untuk mengawal realisasi pemasangan listrik tersebut hingga tuntas dan menyala di rumah-rumah warga.
“Pemasangan listrik di beberapa kecamatan ini merupakan program prioritas Bupati yang harus disukseskan. Karena itu, DPRD, khususnya dari partai pengusung seperti PKS, wajib mengawal pekerjaan ini hingga tuntas,” ujar Ardiansyah.
Berdasarkan pantauan di lapangan, Ardiansyah menyebutkan bahwa proses pengerjaan saat ini sedang berlangsung. Ia optimistis seluruh target pemasangan di desa-desa tersebut dapat rampung pada akhir tahun ini.
Secara rinci, program elektrifikasi kali ini menyasar empat kecamatan dengan konsentrasi terbanyak di Kecamatan Sangkulirang. Berikut rincian desa yang mendapatkan aliran listrik:
- Kecamatan Sangkulirang (6 Desa): Desa Mandu Dalam, Mandu Pantai Sejahtera, Pelelawan, Peridan, Saka, dan Tepian Terap.
- Kecamatan Batu Ampar (3 Desa): Desa Benua Harapan, Mawai Indah, dan Mugi Rahayu.
- Kecamatan Bengalon (2 Desa): Desa Tepian Baru dan Tepian Indah.
- Kecamatan Muara Bengkal (2 Desa): Desa Mulupan dan Senambah.
Meski progres berjalan baik, Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) V ini menilai jangkauan tersebut masih perlu diperluas.
“Meskipun di Dapil lima sudah ada enam desa yang tersentuh, saya rasa masih kurang. Kami berharap tahun depan kuota desa yang dialiri listrik akan lebih banyak lagi,” pungkasnya. (*/ADV)






