
Diresmikan Bupati Ardiansyah, TPU Sangatta Indah Fasilitas Pemakaman Modern Rp19 Miliar Siap Layani Warga Gratis
SANGATTA SELATAN – Kebutuhan masyarakat akan fasilitas pemakaman yang layak dan terjangkau di wilayah Sangatta Selatan akhirnya terjawab. Hari ini, Jumat (7/11/2025), Bupati Kutai Timur (Kutim) H. Ardiansyah Sulaiman meresmikan Taman Pemakaman Umum (TPU) Sangatta Indah, sebuah fasilitas pemakaman modern seluas 4,95 hektare yang diklaim sebagai yang pertama dengan konsep tertata dan humanis di wilayah tersebut.
TPU Sangatta Indah dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kutim senilai Rp19 miliar dan telah mulai dikerjakan sejak tahun 2023.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kutim, Ahmad Iip Makruf, memastikan bahwa TPU Sangatta Indah akan melayani seluruh warga secara gratis.
“TPU Sangatta Indah tidak dipungut biaya sama sekali, alias gratis. Mulai dari penggalian hingga seluruh kebutuhan pemakaman disediakan pemerintah,” tegas Iip dalam laporannya.
TPU ini dirancang mampu menampung 8.250 petak makam, dengan komposisi alokasi 70 persen untuk warga muslim dan 30 persen untuk nonmuslim.
Untuk menjamin transparansi dan kemudahan akses, Iip Makruf menambahkan bahwa masyarakat yang membutuhkan layanan pemakaman dapat memanfaatkan aplikasi digital SETARA atau menghubungi call center. Aplikasi ini juga memfasilitasi koordinasi petugas yang siaga 24 jam serta penyediaan layanan rohaniwan.
Bupati Ardiansyah Sulaiman dalam sambutannya menekankan bahwa pembangunan TPU ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap hak setiap warga untuk mendapatkan penghormatan terakhir yang layak, bersih, dan tertata.
Di sisi operasional, Kepala UPT Pertamanan dan Pemakaman Sangatta Selatan, Sutrisno, menyampaikan bahwa saat ini terdapat 21 personel yang mengelola TPU. Namun, ia mengajukan permohonan tambahan personel keamanan.
“Kami butuh tambahan tenaga pengamanan, karena area ini masih minim lampu dan rawan pencurian barang inventaris,” ungkap Sutrisno, mengingat lokasi TPU yang cukup jauh dari permukiman utama.
Sementara itu, Kepala Desa Sangkimah, Muhammad Alwi, mengapresiasi ketersediaan lahan yang luas tersebut. Ia juga mengajukan usulan agar akses jalan masuk ke TPU dan penerangan jalan segera ditingkatkan untuk kemudahan warga.
Peresmian ini disambut gembira oleh warga sekitar, seperti Rahmawati (47) dari Gang Santai, yang mengaku lega karena kini tidak perlu menempuh jarak jauh lagi untuk pemakaman keluarga. (Caya/*/ADV)






