Lima hingga Enam Menteri Kabinet Merah Putih Dikabarkan Akan Berkunjung ke Kutai Timur

Foto Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman saat menyampaikan sambutan dalam acara penyerahan hadiah pemenang lomba Explore Potensi Desa Kutim 2025 yang dirangkaikan dengan pengukuhan kepengurusan Pemuda Kutim Hebat periode 2025-2030.

Sangatta – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dalam waktu dekat dikabarkan akan kedatangan kembali sejumlah mentri Kabinet Merah Putih pada tanggal 26 Mei mendatang. Informasi ini disampaikan langsung oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dalam acara penyerahan hadiah pemenang lomba Explore Potensi Desa Kutim 2025 dengan Pengukuhan Kepengurusan Pemuda Kutim Hebat Periode 2025-2030.

Menurut Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, diperkirakan ada lima hingga enam menteri yang akan berkunjung ke Kutai Timur. “Apakah menterinya langsung atau perwakilan itu urusan mereka. Urusan kita adalah kita dapat surat bahwa keberangkatan mereka ke Kutai Timur tanggal 26, kemudian istirahat sejenak makan sore atau malam, kemudian melanjutkan ke Kecamatan Muara Wahau,” kata Bupati

Dijelaskannya jika tujuan kedatangan para menteri ini adalah untuk meresmikan sebuah program bernama “Tamasya” (Taman Asuh Sayang Anak). “mereka ke Kutim pada tanggal 26, kemudian istirahat sejenak makan sore atau malam, kemudian melanjutkan ke Kecamatan Muara Wahab dan besoknya tanggal 27 meresmikan program Tamasya,”bebernya

Lebih lanjut dijelaskan bahwa “Tamasya” merupakan akronim dari Taman Asuh Sayang Anak. Selain peresmian program tersebut, acara ini juga akan menjadi momen pemberian penghargaan kepada Pemerintah Kutai Timur atas keberhasilan salah satu perusahaan di Kutim. “93 TPA yang ada di perusahaan DSN di Muara Wahau,” ujarnya

Dalam kesempatan yang sama Bupati Ardiansyah Sulaiman juga mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), untuk lebih proaktif dalam memajukan Kutai Timur. Beliau memaparkan berbagai program strategis yang telah disiapkan, termasuk program 5.000 hektar lahan tambahan, pengembangan 100.000 hektar lahan pertanian (dengan alokasi 20.000 hektar untuk persawahan dan sisanya untuk hortikultura), pembangunan 1.000 unit rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), program bedah rumah sebanyak 5.000 unit, alokasi dana Rp250.000.000 per RT, serta inisiatif-inisiatif di sektor pendidikan.

“Jika pemerintah pusat saja melihat potensi Kutai Timur sedemikian rupa, pertanyaan sederhananya adalah, kapan kita sendiri akan bergerak lebih cepat untuk membuktikan bahwa Kutai Timur memang hebat?” tegas Bupati.

Sebagai bentuk apresiasi, Bupati menyampaikan terima kasih kepada para pemuda Kutai Timur yang telah menunjukkan respons positif dan semangat tinggi dalam mengeksplorasi potensi daerah. “Mereka tampa berfikir panjang berikan kami kesempatan untuk mengeksplorasi Kutim dan kita akan membentuk pemuda Kutai Timur hebat yang menjadikan Kutai Timur ini memang hebat.” ungkapnya (*)