
Pemdes Mandu Dalam Tingkatkan Kapasitas Kelembagaan Demi Pembangunan Partisipatif
Sangatta – Pemerintah Desa Mandu Dalam Bersama Lembaga Desa dan Tokoh Masyarakat Tingkatkan Kapasitas Kelembagaan.
Guna memperkuat kelembagaan desa dalam mendukung perencanaan pembangunan desa yang partisipatif dan berkelanjutan, Pemerintah Desa Mandu Dalam bersama Lembaga Desa Mandu Dalam dan tokoh masyarakat telah mengikuti Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Penguatan Kelembagaan Desa. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pelopor Profesional Mandiri dengan menghadirkan narasumber dari IRE Yogyakarta dan Para Mandiri Jakarta.
Bimbingan teknis yang dilaksanakan di Samarinda pada tanggal 5-9 Mei 2025 ini dibuka oleh Kepala Seksi Program Pengembangan Pemberdayaan Desa Kecamatan Sangkulirang, Devie Ardiyanto, S.Hut.,M.A.P, yang mewakili Camat Sangkulirang. Sebanyak 30 peserta yang terdiri dari perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), ketua Rukun Tetangga (RT), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), lembaga adat, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dan Karang Taruna Desa turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Dalam sambutannya, Kasi P3D Kecamatan Sangkulirang menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Desa dan berbagai lembaga yang ada di desa.
“Pemerintah Desa tidak dapat bekerja sendiri dalam melaksanakan program-program desa tanpa adanya kerja sama dan koordinasi yang baik dengan lembaga-lembaga yang ada. Oleh karena itu, mari kita perkuat koordinasi dan pahami peran masing-masing agar rencana yang telah disusun dapat berjalan dengan baik dan mencapai target. Mari kita mundur satu langkah untuk melompat lebih jauh ke depan,” ujar Devie.
Kepala Desa Mandu Dalam, Rahmat, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian dan memperdalam rasa memiliki terhadap desa.
“Selain itu, tujuan utama lainnya adalah untuk mempererat silaturahmi dan komunikasi yang baik antara Pemerintah Desa, lembaga kemasyarakatan desa, serta masyarakat. Dengan demikian, kita dapat menciptakan kolaborasi yang solid dalam membangun desa,” kata Rahmat.





