
Lomba VLOG Explore Potensi Desa Kutim 2025 Resmi Ditutup
Kutim, — Lomba VLOG “Explore Potensi Desa Kutim 2025” secara resmi ditutup tepat pada pukul 00.00 WITA, Minggu, 11 Mei 2025. Kegiatan ini mencatatkan antusiasme luar biasa dari masyarakat, terutama kalangan pemuda desa, yang berperan aktif menggali dan mempromosikan potensi desanya melalui VLOG Kreatif.
Ketua Panitia Penyelenggara, Wily Christian, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon menyampaikan rasa syukurnya atas suksesnya pelaksanaan lomba yang mendapat respons sangat positif dari masyarakat.
“Partisipasi masyarakat luar biasa. Video yang masuk setelah diklasifikasikan mencakup hampir seluruh 18 kecamatan di Kutai Timur. Banyak video dikirim bahkan hingga detik-detik terakhir penutupan, menandakan semangat besar dari masyarakat, terutama pemuda desa, dalam menggali potensi lokal mereka,” ujarnya.
Wily juga menambahkan bahwa laporan hasil lomba telah disampaikan kepada Bupati Kutai Timur dan mendapat sambutan yang baik.
“Setelah kami laporkan ke Bapak Bupati Kutim, beliau juga menyambut baik hasil ini. Ini menunjukkan bahwa gerakan dari bawah, dari desa, mampu menciptakan momentum positif untuk pembangunan dan transformasi digital di Kutai Timur,” lanjutnya.
Tahapan berikutnya dari lomba ini adalah proses penjurian yang akan berlangsung pada tanggal 11 hingga 15 Mei 2025. Tim juri yang dilibatkan berasal dari kalangan profesional dengan rekam jejak yang kuat di bidang videografi.
“Juri-juri kita memiliki latar belakang luar biasa di dunia videografi. Salah satunya adalah kreator top yang sudah dikenal luas. Siapa dia? Ditunggu saja kejutannya,” ucap Wily.
Pengumuman pemenang lomba akan dilakukan pada 16 Mei 2025, sementara penyerahan hadiah akan berlangsung pada 19 Mei 2025. Menariknya, momen ini akan bertepatan dengan agenda penting lainnya, yaitu Pengukuhan Kepengurusan Pemuda Kutim Hebat.
Lomba ini diharapkan menjadi awal dari gelombang baru kreativitas dan kesadaran digital masyarakat desa. Tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai ruang edukasi dan pemberdayaan yang menyatukan potensi lokal dengan semangat generasi muda Kutai Timur. (*)





