Bupati Ardiansyah Sulaiman Janji Tuntaskan Proyek Multiyears Tertunda

SANGATTA – Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, mengakui bahwa pembangunan infrastruktur masih menjadi tantangan utama yang harus segera diselesaikan. Ia menegaskan, salah satu program prioritas yang akan kembali dilanjutkan adalah proyek multiyears meskipun sempat terkendala di periode sebelumnya.

“PR (pekerjaan rumah) saya luar biasa. Program multiyears yang saya gagas kemarin ternyata tidak berjalan dengan baik karena beberapa faktor. Tapi saya yakin, dalam periode ini kita bisa menuntaskannya,” ujar Ardiansyah. Ia menambahkan bahwa kendala yang terjadi sebelumnya sebagian besar disebabkan oleh keterbatasan waktu. “Waktu kemarin memang terlalu pendek, tapi jika dikerjakan dengan baik, pasti bisa berjalan dengan lancar,” ucapnya kepada sejumlah awak media belum lama ini.

Meskipun mengakui adanya masalah, Ardiansyah menolak jika proyek multiyears disebut gagal. Ia mencontohkan, proyek di Long Mesangat, Telen, dan Muara Bengkal berjalan baik, sementara di Sandaran masih banyak yang perlu diperbaiki. “Saya tidak mengatakan proyek multiyears gagal, tapi memang ada beberapa yang tidak berjalan dengan baik. Itu sebabnya saya meminta DPRD untuk ikut mengawasi para kontraktor di lapangan,” tegasnya.

Selain itu, Ardiansyah menyoroti kondisi jalan di Kutai Timur yang masih jauh dari ideal. “Sebagian besar jalan masih harus kita benahi agar layak digunakan oleh masyarakat,” katanya. Ia menyebutkan, hanya sekitar 30 persen jalan yang berada dalam kondisi baik.

Selain jalan, infrastruktur lain seperti ketersediaan air bersih dan listrik juga menjadi prioritas Pemkab Kutim. Dengan langkah-langkah ini, Pemkab berkomitmen untuk terus meningkatkan pembangunan infrastruktur demi memberikan kenyamanan dan kesejahteraan bagi masyarakat. (caya/*)