
Terendam Banjir, Dua Sekolah di Kutim Diliburkan
Sangatta – Banjir yang melanda dua kecamatan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) telah menyebabkan sejumlah sekolah terendam, sehingga proses belajar mengajar terpaksa ditiadakan.
Beberapa sekolah yang terdampak antara lain Sekolah Luar Biasa (SLB) Kutai Timur dan SDN 001 Sangatta Selatan.
Di SLB Kutai Timur, banjir merendam enam ruang kelas, perpustakaan, ruang UKS, ruang IT, dan dapur. Akibatnya, sebagian siswa diliburkan hingga kondisi air surut, sementara siswa tingkat atas diminta membantu membersihkan ruang kelas.
“Kondisi sekolah saat ini masih banjir, yang terendam ini ada 6 kelas, ruang perpustakaan, ruang UKS, ruang IT dan dapur,” jelas Haristo, Kepala SLB Kutim.
Sementara itu, di SDN 001 Sangatta Selatan, banjir mencapai halaman sekolah dengan ketinggian 30 cm. Meskipun tidak sampai masuk ke ruang kelas, pihak sekolah memutuskan untuk meliburkan 486 siswa.
“Untuk kondisi banjir mulai Senin sore meluap sampai teras kantor, cuma alhamdulilah tidak sampai masuk ke kelas-kelas. Jadi untuk sementara ini anak-anak kami liburkan,” kata Syamsudin MS, Kepala Sekolah SDN 001 Sangatta Selatan.
Keputusan meliburkan siswa ini telah dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Timur, mengingat mayoritas rumah siswa berada di sekitar bantaran Sungai Sangatta yang juga terendam banjir. (G/*)





