
Lebih Transparan dan Efisien, Kutim Beralih ke KKPD
Sangatta, – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang lebih baik. Melalui peluncuran Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), Pemkab Kutim siap meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan anggaran daerah.
Pjs Bupati Kutim, Agus Hari Kesuma, menjelaskan bahwa KKPD merupakan sistem pembayaran non-tunai yang memudahkan pimpinan perangkat daerah dalam melaksanakan tugas, terutama saat perjalanan dinas.
“Dengan KKPD, semua transaksi tercatat secara real-time dan dapat dipantau dengan mudah. Hal ini meningkatkan transparansi dan meminimalisir risiko penyalahgunaan anggaran,” ujar Agus Hari Kesuma saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini
KKPD juga membebaskan pimpinan perangkat daerah dari kewajiban membawa uang tunai dalam jumlah besar. Semua kebutuhan selama perjalanan dinas, seperti akomodasi, transportasi, dan konsumsi, dapat dibayarkan dengan mudah menggunakan KKPD.
“Sistem ini lebih efisien karena memangkas proses administrasi yang berbelit-belit. Tidak ada lagi proses pengajuan panjar dan reimbursement yang memakan waktu dan tenaga,” tambah Agus.
Penerapan KKPD ini sejalan dengan peraturan dari Kementerian Koordinator yang mendorong pemerintah daerah untuk menerapkan sistem transaksi non-tunai. Agus Hari Kesuma optimis bahwa KKPD akan memberikan dampak positif pada pengelolaan keuangan daerah.
“Kami berharap, KKPD dapat mewujudkan pengelolaan anggaran yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kutai Timur,” pungkasnya.
Dengan adanya KKPD, Pemkab Kutim berada selangkah lebih maju dalam menerapkan prinsip tata kelola keuangan yang baik dan modern. (Kiya/ADV)





