DPRD Kutim Berencana Sidak Proyek Tahun Jamak Yang Lambat

Kaltim, Parlementaria1135 Dilihat

Sangatta, – Wakil Ketua 1 DPRD Kutai Timur (Kutim) Asti Mazar menyatakan kekecewaannya atas lambatnya pengerjaan dan kegagalan beberapa proyek tahun jamak atau Multi Years (MY) di Kutim.

Menurut Asti Mazar sejak awal DPRD telah mempertanyakan kesanggupan dinas terkait untuk menyelesaikan proyek MY tepat waktu. Saat itu, dinas terkait menyatakan sanggup dan yakin proyek akan selesai sesuai masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati.

“Dari awal kami sudah mempertanyakan apakah proyek MY ini akan selesai. Dinas terkait menyatakan pasti selesai, sesuai dengan masa jabatan Bupati- Wakil Bupati. Ok, kami dari DPRD setuju. Secara regulasi, kami juga khawatir, apakah bisa. Setelah kami konsultasi dengan KPK, ternyata bisa. Karena semua OK, DPRD sepakat. Ternyata, dalam pelaksanaan dilapangan, berdasarkan laporan Pansus LKPJ yang saya terima, tidak sesuai dengan harapan. Sebab, progresnya, sangat kecil, bahkan ada yang gagal. Ini yang sangat disayangkan,” kata Asti kepada sejumlah awak media saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (4/6/2024)

Untuk mengetahui kondisi sebenarnya, Asti berencana meninjau kembali proyek MY tersebut. Hal ini karena dia belum melihat langsung progres proyek tersebut.

“Berdasarkan laporan tim anggota DPRD yang telah mengunjungi proyek tahun jamak, progresnya masih kecil. Bahkan dua yang memang dinyatakan gagal, karena memang tidak jalan,” terangnya.

Oleh karena itu, Asti menegaskan bahwa dinas teknis harus bertanggung jawab atas kondisi proyek yang tidak sesuai harapan. “Kalau ternyata tidak selesai, maka keresahan DPRD, akhirnya terbukti kembali,” pungkasnya. (*/ADV)

Berita Terbaru