Pabrik AMDK Kutim Siap Penuhi Kebutuhan Air Minum Pemerintah dan Swasta

Sangatta – Pembangunan pabrik air minum dalam kemasan (AMDK) milik Perumda PDAM Tirta Tuah Benua Kutai Timur (Kutim) telah mencapai tahap groundbreaking, oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.

Pabrik yang ditargetkan beroperasi pada Agustus 2024 ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air minum dalam kemasan, baik bagi instansi pemerintah maupun sektor swasta di wilayah Kutim.

Direktur Utama Perumda PDAM Tirta Tuah Benua, Suparjan mengaku optimis pabrik ini mampu memenuhi kebutuhan air minum dalam kemasan di Kutim. Dengan kapasitas produksi mencapai 23.400 liter per hari, pabrik ini akan menghasilkan produk AMDK dalam kemasan botol 330 ml dan gelas 240 ml.

“Kami yakin pabrik AMDK ini dapat memenuhi kebutuhan air minum dalam kemasan di lingkungan pemerintah dan perusahaan di Kutim,” ujar Suparjan pada acara groundbreaking, Jumat (31/5/2024)

Sementara itu, Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menyambut baik pembangunan pabrik AMDK ini. Ia berharap kehadiran pabrik ini tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kutim.

“Dengan adanya inovasi ini, kita yakin bisa menambah (PAD) Kutai Timur,” ungkap Bupati Ardiansyah.

Selain memenuhi kebutuhan lokal, PDAM Tirta Tuah Benua juga berencana memasarkan produk AMDK ini ke wilayah lain di Kalimantan Timur. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk terus berinovasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Sekadar diketahui, Pembangunan pabrik AMDK ini merupakan bagian dari upaya PDAM Tirta Tuah Benua untuk meningkatkan kualitas layanan dan memperluas jangkauan bisnisnya. Dengan adanya pabrik ini, diharapkan Kutim dapat mandiri dalam penyediaan air minum dalam kemasan, sekaligus meningkatkan perekonomian daerah. (*/ADV)