Koperasi Taruna Bina Mandiri Siap Ekspor Jeruk Nipis dan Cabe Rebus ke Australia

Sangatta – Koperasi Taruna Bina Mandiri di Kecamatan Kaubun, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), yang dipimpin oleh Priyanto, terus mengembangkan sayap bisnisnya di pasar internasional. Setelah sukses mengekspor pisang dan berbagai komoditas lainnya ke Malaysia, Singapura, Thailand, dan negara-negara lainnya, kini koperasi tersebut bersiap memasuki pasar Australia.

Priyanto mengungkapkan bahwa koperasi telah menerima permintaan ekspor jeruk nipis dan cabe rebus dari Australia sebanyak 2 ton per minggu untuk masing-masing komoditas. “Kami diminta pasok jeruk nipis dan cabe rebus ke Australia. Permintaan mereka cukup besar, yaitu 2 ton masing-masing komoditas setiap minggunya,” ujar Priyanto saat ditemui wartawan di Café Teras Belat beberapa waktu lalu.

Menariknya, cabe yang biasanya dikonsumsi langsung oleh masyarakat Indonesia, akan direbus terlebih dahulu sebelum dikonsumsi oleh warga Australia.

“Cabe bagi orang Indonesia bisa dikonsumsi langsung. Namun bagi warga Australia, direbus terlebih dahulu baru dikonsumsi. Makanya mereka mintanya cabe rebus,” jelas Priyanto kepada media ini

Disebutkannya, jika harga jeruk nipis dari petani adalah Rp 5.000 per kilogram, sedangkan cabe rebus dihargai Rp120.000 per kilogram.

Karena itu, Priyanto dan timnya dalam waktu dekat ini akan berangkat ke  Australia pada tanggal 12 Juni untuk menindaklanjuti permintaan pembeli terkait detail ekspor jeruk nipis dan cabe rebus.

“Kita akan berangkat kesana sekaligus membahas rencana MOU dengan pengusaha di Australia.” Pungkasnya (*/ADV)