Bupati Kutim Luncurkan Germas dan Gerimis di Sandaran

Sandaran – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman meluncurkan kegiatan Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) dan Gerimis (Gerakan Minum Susu) di Halaman Kantor Camat Sandaran, Sabtu, (30/9/2023) pagi.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim Bahrani, Kepala DPMDes Kutim Yuriansyah, Bunda PAUD Kutim Siti Robiah, Plt Kadisperindag Kutim Andi Nur Hadi, Camat Sandaran Tri Sukadar, Unsur Forkopimcam, Kepala BLUD Puskesmas Sandaran Yustinus Budi, para Kepala Desa di Lingkup Kecamatan Sandaran serta ratusan masyarakat yang ikut kegiatan germas dan gerimis.

Pada kesempatan itu, Bupati Ardiansyah mengapresiasi kegiatan Germas yang terus dikumandangkan oleh Dinkes Kutim di semua kecamatan yang ada di Kutim. Termasuk Kecamatan Sandaran.

“Gerakan ini memberikan makna supaya kita bisa terbiasa memiliki pola hidup bersih dan sehat. Diharapkan dengan adanya germas ini, masyarakat bisa hidup sehat terutama generasi kita berikutnya. Sehingga dalam setiap aktifitas atau gerakan kita selalu menghadirkan anak-nak kita sejak PAUD (pendidikan anak usia dini) untuk melakukan pola hidup sehat,” ucapnya.

Ia berharap ke depan tercipta generasi yang andal dan generasi yang mampu mengantarkan rakyat dan masyarakat dalam kondisi yang terbaik. Baik kesehatan pribadi, kesehatan masyarakat, kesehatan jiwa, kesehatan ekonomi, kesehatan sosial dan lain sebagainya.

“Oleh karenanya Germas ini tidak sekadar senam. Namun setiap kegiatan germas, Dinkes selalu menyiapkan pengecekan kesehatan gratis seperti tekanan darah, kolestrol, gula darah dan asam urat. Selain itu ada makan buah bersama dan penandatanganan dukungan komitmen Germas di Kecamatan Sandaran,” jelasnya.

Sementara itu, Kadinkes Kutim Bahrani menyampaikan bahwa jika ingin memiliki derajat kesehatan yang baik, maka sejak muda harus menjaga pola makan. Jangan terlalu menyukai makanan yang terlalu asin, manis dan gurih, sebab akan menumpuk ketika sudah tua sehingga akan menimbulkan berbagai penyakit nantinya.

“Harapan hidup di Kutim saat ini rata-rata 74 tahun. Artinya bayi yang lahir sekarang akan meninggal di usia 74 tahun. Kalau mau umur panjang harus sehat dan sehat itu bukan dibelakang nyarinya dan harus investasi dari muda,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia meminta kepada para orang tua agar mengajari anak-anaknya sejak dini tentang pola hidup sehat. Karena melakukan pola hidup sehat agak sulit kalau tidak dibiasakan sejak dari kecil.

“Untuk itu kepada generasi muda mulai sekarang biasakan hidup sehat, makan buah sehingga banyak serat dan kalori tidak menumpuk di dalam tubuh,” pintanya.

Camat Sandaran Tri Sukadar mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Kutim khususnya Dinkes yang telah menyelenggarakan kegiatan launching Germas di Kecamatan Sandaran. Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada bupati Kutim yang terus melakukan pembangunan di wilayah Kecamatan Sandaran.

“Insyaallah tahun ini akan dibangun jalan cor beton sepanjang 6,8 kilometer dan pada tahun ini juga akan dibangun dermaga yang selama ini kita sulit untuk melakukan bongkar muat barang. Selain itu, tahun ini juga PLN akan menerangi dua desa yaitu Desa Manubar Dalam dan Manubar Pantai. Dengan adanya PLN ini, kita harapkan ekonomi kerakyatan bisa meningkat,” jelasnya. (ADV)

Berita Terbaru