Disdikbud Akui Masih Banyak Sapras Sekolah Yang Belum Layak

Kutai Timur -Kutim1791 Dilihat

Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mengakui jika masih banyak sarana prasarana (Sapras) atau infrastruktur sekolah yang belum layak. Hal itu terlihat dari pendataan yang dilakukan ke 18 Kecamatan. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kadisdikbud Mulyono kepada sejumlah awak media

Menurut Mulyono dari 802 sekolah di Kutim, ditemukan berbagai kekurangan sapras yang akan dibenahi, termasuk gedung, ruang kelas baru, atau rehabilitasi gedung yang sudah tua, termasuk perabotan sekolah dan berbagai kekurangan lainnya.

“Jadi kekurangan yang ada di 802 sekolah, macam-macam. Itu sudah kita data. Sebagian akan kita selesaikan di APBD tahun ini, APBD perubahan, termasuk di APBD tahun depan,” kata Mulyono, pada wartawan, usai mengikuti upacara Hardiknas.

Diakui, di momen Hardiknas ini ke depan pendidikan akan lebih baik lagi. Untuk itu, berbagai langkah dilakukan Disdik. Termasuk melakukan pendataan ke sekolah-sekolah itu, untuk silaturahmi dengan sekolah, untuk mendengar keluhan mereka, termasuk permasalahn dan harapan ke depan.

“Hasil kunjungan kita, sudah dibukukan, mudah-mudahan secara bertahap akan kita selesaikam.  Namun yang utama adalah pemenuhan sapras,”Ucapnya

Dijelaskan, dari berbagai masalah itu, maka Disdik punya target utama. Yakni permerataan serta pemenuhan sarana pendidikan. Mendorong tercapainya stardaris akreditasi A sekolah negeri dan swasta. Serta pemerataan tenaga pendidik hingga ke pelosok desa.

“Ini semua  telah kami data kemarin, mulai kondisi sapras, akreditasi seperti apa, dan bagaimana tenaga kependidikan, kekurangan guru apa, dan kelebihan guru apa,”Terangnya

Disebutkan sapras yang banyak ditemukan dan perlu dipenuhi di berbagai sekolah sesuai permintaan sekolah saat pendataan adalah ruang kelas baru, rehap ruangan,  musolah, lapangan upacara dan  berbagai kebutuhan lainnya. “Sudah kami inventarisir,  semoga tahun ini mulai dibenahi, trus di APBD perubahan hingga tahun depan,”Tutupnya (*/KE)

 

Posting Terkait

Berita Terbaru

Berita Terbaru