oleh

Bakal Terima DBH Sawit, APBD Kutim 2023 di Proyeksikan Bakal Naik

Sangatta, Meski menjadi salah satu daerah penghasil Perkebunan Kelapa Sawit terbesar di Kaltim dan memiliki kurang lebih 34 pabrik CPO yang sudah beroperasi. Namun ternyata kesemua itu belum banyak memberikan kontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

Namun sejak ditetapkannya Undang-Undang (UU) No 1 tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD) disahkan pada Bulan Januari 2022, nampaknya membawa kabar gembira bagi daerah penghasil sawit, termaksud Kabupaten Kutai Timur.

Pasalnya di dalam UU tersebut, mengatur terkait Dana Bagi Hasil dari sektor perkebunan kelapa sawit serta produk turunannya bagi Pemerintah Daerah. Yang ditargetkan DBH Sawit tersebut mulai di realisasikan di tahun 2023 mendatang.

Karena itu, Kabupaten Kutai Timur di proyeksikan di tahun 2023 mendatang akan mendapatkan tambahan anggaran dari sektor DBH Sawit.

Sekretaris Kabupaten Kutai Timur (Sekkab) Rizali Hadi mengakui jika di tahun 2023 mendatang Kabupaten Kutai Timur di proyeksikan sudah mulai mendapatkan dana bagi hasil dari sektor Perkebunan Kelapa sawit.

“Ia itu sudah dalam perhitungan, muda-mudahan kita dapat. Tapi masalah besarannya berapa kita belum tau secara persis,” Kata Rizali hadi kepada media ini Rabu (28/9/2022)

Bahkan menurut Rizali Hadi pemerintah Kabupaten Kutai Timur juga beberapa kali mengikuti rapat terkait pembahasan DBH Sawit.

Untuk itu, di tahun 2023 mendatang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kutim di proyeksikan akan mengalami kenaikan. “Kemungkinan bisa tambah naik, karena ada tambahan dari dana bagi hasil dari CPO sawit, kemungkinan tambah naiklah.”Tutupnya (*/KE)

Berita Terbaru