oleh

Buka Workshop Akutansi Pelaporan Keuangan, Bupati Berpesan Kedepan Harus lebih Tertib Dalam Segala Hal

Samarinda – Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman kembali membuka secara langsung  Workshop Akuntansi Pelaporan Keuangan Daerah yang digagas oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) yang ditandai dengan pemukulan gong. Kegiatan ini di Ballroom Hotel Senyiur. Samarinda, Kamis (12/11/2021).

Dalam kesempatan itu, Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman mengatakan Perihal di era transparansi birokrasi saat ini, harus lebih professional, berintegritas dan lebih tertib dalam segala hal, termasuk salah satunya pengelolaan keuangan Pemerintah Daerah.

“Mari kita berupaya menjadikan Kabupaten Kutai Timur sejahtera dengan menciptakan perubahan yang membawa ke arah positif dan lebih produktif,” ajaknya dengan nada optimis.

Dihadapan para peserta yang hadir, Ardiansyah menyebut pengelola keuangan merupakan garda terdepan Kutim, khususnya dalam bidang keuangan. Sangat berperan dalam mewujudkan visi dan misi Kabupaten Kutim. Yaitu “Menata Kutai Timur Sejahtera Untuk Semua”.

“Peran serta Bapak dan Ibu bisa dimulai dengan tertib mengelola keuangan, menyampaikan laporan keuangan SKPD (OPD) dengan tepat waktu, akurat dan akuntabel,” tegasnya.

Peningkatan kualitas pengelolaan keuangan di Pemkab Kutim harus sesuai dengan sasaran misi daerah. Mulai berjalan searah menuju target kebijakan yaitu peningkatan e-Government di Pemerintah Daerah. Dengan meningkatkan kemampuan sistem dan aplikasi antar instansi terkait, untuk saling berkomunikasi dalam menghasilkan data dan layanan. Upaya itu telah dibuktikan dengan penggunaan dan pengaplikasian berbagai sistem informasi yang menunjang fungsi keuangan daerah dilingkup Pemkab Kutim.

Sementara itu Kepala BPKAD Kutim Teddy Febrian dalam laporannya mengatakan, peserta yang mengikuti Workshop adalah para pengelola Keuangan masing-masing OPD lingkup Pemkab Kutim.

” Acara berlangsung dari tanggal 10-12 (November 2021) ini. Dengan narasumber dari BPK RI Perwakilan Kaltim, DJP Bontang dan KKP Kanwil Kaltim,” ujarnya. (hms/KE)

Berita Terbaru