oleh

Bupati Mutasi dr Aniek Istiyandari Ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Sangatta – Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, pada Selasa (10/11/2021), akhirnya memutasi Direktur RSUD Kudungga dr Aniek Istiyandari, menjadi Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Keputusan itu berdasarkan keputusan Bupati Kutim Nomor: 821.2/625/BKPP-MUT/XI/2021 Tentang pelantikan dan pengambilan sumpah/janji dalam jabatan administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.

Sebelumnya, Aniek juga sempat digoyang aksi demonstrasi oleh para dokter, perawat, dan tenaga kesehatan RSUD Kudungga, beberapa waktu yang lalu, terutama terkait masalah transparansi anggaran.

Bupati kemudian melantik pengganti Aniek, yakni dr Yuwana Sri Kurniawati menjadi Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudungga. Usai pelantikan, Ardiansyah mengatakan proses mutasi dan rotasi pejabat di dalam pemerintahan adalah hal yang lumrah. Hal tersebut merupakan salah satu bentuk penyegaran di dalam suatu organisasi.

“Saya selaku Bupati Kutai Timur memperhatikan dengan seksama situasi yang berkembang serta dinamika yang terjadi belakangan ini. Proses mutasi pada hari ini dilakukan setelah mendapat pertimbangan dan rekomendasi dari Tim Majelis Kode Etik serta Tim Penilai Kinerja PNS,” ujarnya.

Dijelaskan Bupati, secara umum Pemkab Kutim masih memerlukan pembenahan di berbagai bidang. Maka, Ardiansyah berharap kepada pegawai yang baru dilantik agar dapat segera menyelesaikan tugas-tugas yang masih memerlukan penataan, pembenahan, serta membuat perencanaan strategis atas langkah yang akan ditempuh demi untuk mewujudkan “Menata Kutai Timur Sejahtera untuk Semua”. (*/KE)

 

 

Berita Terbaru