oleh

Tikatkan Nilai IPD dan IPM,  Pemkab Kutim akan Fokuskan Pembangunan Infrastruktur Jalan Penghubung Antar Kecamatan

 

 

Sangatta – Untuk bisa meningkatkan Indeks Pembangunan Desa (IPD) dan Indek pembangunan Manusia (IPM)  beberapa tahun kedepan. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dibawah kepemimpinan Bupati Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang akan mulai memfokuskan pembangunan infrastruktur jalan, seperti jalan penghubung antar Kecamatan.

“jika ada kegiatan pembangunan yang harus dikerjakan melalui proyek tahun jamak atau multi years. mungkin itu akan lebih di prioritaskan untuk pembangunan jalan yang menghubungkan antar kecamatan. Jika kapasitas viskal kita bisa membiayai proyek multi years,” Ucapnya Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bappeda Kutim Suprihanto saat ditemui diruang kerjanya. Selasa (08/6/2021)

Pasalnya hanya melalui itu, satu-satunya jalan yang bisa ditempuh oleh Pemerintah agar bisa meningkatkan Indeks Pembangunan Desa dan Indek pembangunan Manusia dengan baik. Karena tanpa adanya koneksifitas jalan yang baik antar Kecamatan. Maka nilai indikator IPD dan IPM hanya akan mengalami kenaikan secara signifikan .

“Untuk itu, apa yang sudah di tetapkan oleh Bupati Kutim, secara detail akan segera kami  melaporkan, anggarannya sebesar ini untuk membayar ini. Itu yang akan menjadi konsentrasi pertama di tiga tahun mendatang,” jelasnya

Seperti pembangunan infrastruktur jalan yang menghubungkan ke Kecamatan Sandaran dan Sangkulirang dan pembangunan jalan yang menghubungkan Kecamatan Batu Ampar dan Telen. Serta ke arah Muara Bengkal dan Muara Ancalong.

“Sehingga nanti jalan yang masuk kawasan di wilayah itu, seperti di Muara Bengkal akan segera kita komunikasikan dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) agar jalan-jalan tersebut bisa berstatus Kabupaten. Sehingga APBD bisa dikucurkan untuk pembangunan diwilayah itu,” terangnya

Sementara untuk di wilayah Kota, akan meneruskan Pembangunan Ring Road, yang menghubungkan antara jalan Pendidikan dan jalan Sukarno Hatta.

“Jadi sekarang upaya untuk memperjelas status jalan yang masuk ke Kawasan juga sudah dilakukan Pemkab Kutim saat ini. Karena itu, kami berharap sebelum tahun 2022 mendatang beberapa jalan tersebut status jalannya sudah bisa diperjelas agar APBD bisa di kucurkan untuk pembangunan di wilayah itu,” Tutupnya (KE)

Berita Terbaru