oleh

STIPER dan STAIS Sepakat Jadi Universitas, Pemkab Kutim Bentuk Tim Formatur  

Sangatta – Penggabungan antara Sekolah Tinggi Pertanian atauu STIPER Kutim dan Sekolah Tinggi Agama Islam Sangatta STAIS untuk menjadi Universitas Kudungga nampaknya akan segera terwujud.

Pasalnya beberapa waktu yang Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) sudah mulai membentuk tim formatur untuk mempercapat Pembentukan Universitas Kudungga, yang diketuai langsung oleh Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kutim Irawansyah.

Terlebih rencana pembentukan Universitas Kudungga juga sudah mendapatkan persetujuan dari Sekolah Tinggi Pertanian (STIPER) Kutim dan Sekolah Tinggi Agama Islam Sangatta (STAIS).

Menurut Irawansyah jika mengacu pada aturan yang berlaku pengabungan kedua sekolah tinggi itu sangat memungkinkan untuk menjadi universitas. Terlebih sebelumnya pihaknya juga sudah mengusulkan rencana tersebut ke Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

“Alasan penggabungannya ini untuk pengembangan dan meningkatkan status dari perguruan tinggi menjadi universitas, sebagaimana yang dirancang oleh Gubernur dulukan. Kita hanya menindaklanjuti aja ini,” Ucapnya

Sementara itu  Rektor STIPER Kutai Timur, Prof. Dr. Ir. Juraemi, M.Si mengakui jika sebelumnya pihaknya bersama dengan yayasan STAIS sudah mempunyai kesepakatan tersendiri untuk digabungkan menjadi universitas.

“dan itu sangat memungkinkan. Karena kita juga sudah berkonsultasi ke lembaga Perguruan Tinggi di Kalimantan Selatan (Kalsel) beberapa waktu yang lalu dan hal itu sangat di apresiasi,” Katanya kepada media ini

Dijelaskannya, jika dilihat dari persyaratan tersebentuknya Universitas seperti harus ada 5 program studi, 3 program studi Ekstrakta dan 2 program studi non Ekstrakta. Jika kedua Sekolah Tinggi ini  digabungkan, maka sangat memenuhi syarat bahkan melebihi.

“Sebenarnya sudah tidak ada kendala lagi, hanya kita tinggal menyiapkan sejumlah dokumen sebagai persyaratan, Itu yang perlu karena banyak yang harus segera disiapkan dan muda-mudahan tahun ini bisa diselesaikan,” Tutur Prof Juraemi (*/KE/AL)

Berita Terbaru