Defisit, OPD Harus Kreatif Cari Anggaran

Parlementaria55 Dilihat

Sangatta…Menanggapi terkait adanya keluhan Dinas kelautan yang tidak dapat anggaran. Sayit Anjas, anggota DPRD Kutim yang juga merangkap sebagai Badan Anggaran mengatakan jika SKPD tidak kebagian anggaran, maka seharusnya kreatif mencari pembiayaan yang penting tidak langgar aturan, untuk membiayai program mereka.

“Semua orang tahu saat ini anggaran Pemkab kutim lagi defisit.  Karena itu, SKPD, harus kreatif untuk mencari angaran, agar bisa menjalankan program mereka. Sebab sumber anggaran itu banyak, diantaranya adalah aspirasi DPRD, dan CSR dari perusahan termasuk dari Bumdes,” katanya.

Menurutnya, jika alasan tidak ada anggaran lalu tidak melayani masyarakat, itu salah. Karena sebenarnya, kalau SKP kreatif cari anggaran untuk membiayai program mereka, pasti ada. Terutama pembinaan nelayan, itu bisa jalan meskipun dengan anggaran yang kecil.

Khusus dengan dinas kelautan, Anjas mengatakan, minimnya anggaran di sana, karena kewenangannya memang sudah banyak ditarik ke pemprov, sesuai dengan UU 23. Dalam kondisi itu, Pemkab tidak mungkin tetap memberikan anggaran. Meskipun, disisi lain memang masih ada kewenagnan kecil-kecil yang dimiliki seperti perikanan air tawar, TPI dan lainnya, pembenikahan ikan

“Jadi kalau menyangkut anggaran, maka masyarakat harus mengerti kalau keuangan lagi defisit. Karena itu dinas instansi yang tidak kebagian anggaran harus kreatif mencari angaran untuk melaksanakan programnya,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Dinas kelautan tidak dapat anggaran, untuk membiayai berbagai program kerja di beberapa bidang. Sebab dinas kelutan hanya dijatah uang untuk belanja adminitrasi.

Karena keterbatasan anggaran itu, menurut Kabid Perikanan Tangkap Dinas kelutan Kutim Piter Buyang, Dinas kelautan tidak bisa berbuat banyak, untuk menjalankan program mereka.

“kami banyak program, meskipun kewenangan banyak ditarik ke Provinsi. Namun saat kami ajukan program, anggarannya tidak ada yang turun. Karena itu, kami tidak bisa berbuat banyak,” katanya.

Berita Terbaru