Pesawat Express Air DIi Kubar Belum Beroperasi

Kutai Barat66 Dilihat

Kubar-Masyarakat Kabupaten Kutai Barat khususnya telah menantikan kehadiran Pesawat Express Air, yang rencananya akan beroperasi pada November 2017. Namun, hingga Desember 2017, kehadiran pesawat tersebut belum juga beroperasi di Bandara Melalan- Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat. Hal itu membuat sejumlah pihak bertanya- tanya.

Menanggapinya, Flight Operation Officer Express Air, Roni Carita Bowo menuturkan, ada kendala dipengadaan pesawat dan sertifikasi. Saat ini pihak Express Air sedang menjalani prosesnya dan segera pesawat akan beroperasi di Bandara Melalan.

“Deadline kita akhir desember 2017, jika tidak ada kendala pesawat Express Air akan segera beroperasi. Mengenai tanggalnya, tidak bisa kita pastikan. Sebab sekarang ini masih tahap izin pengadaan unit pesawat yang harus mendapat persetujuan dari Dirjen Perhubungan Udara. Selain itu, proses sertifikasi pesawat juga harus dijalani,” katanya, seraya berharap deadline itu tidak meleset, di Bandara Melalan, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat,

Flight Operation Officer Express Air, Roni Carita Bowo saat diwawancarai di Bandara Melalan, Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat.

Perihal izin dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, menurut Roni, berkasnya sudah disiapkan dan telah berada di Meja Dirjen. Pihaknya berharap, dalam waktu dekat berkas perizinan itu akan segera di signed atau ditandatangani.

“Sebagai pemenuhan izin pengadaan pesawat, persyaratannya sudah kita penuhi. Bahkan bisa dibilang 99,99 persen. Diantaranya, Sumber Daya Manusia yang siap untuk mengoperasionalkan pesawat itu. Seperti, Pilot, Pramugari, FOO, Enginering, Rute, Plan Bussines, Program, Training serta persyaratan lainnya telah dipersiapkan,” terang Roni.

Penerbangan nantinya, Pihak Express Air akan mengoperasionalkan 1 unit Pesawat ATR 300 yang akan melayani penerbangan rute Kutai Barat – Samarinda- Balipapan. Dalam sepekan rencananya akan terbang sebanyak 4 kali. Yakni Senin, Rabu, Jumat dan Minggu.

“Setelah 2 bulan pengoperasional pesawat pertama, kita akan operasionalkan pesawat kedua. Selanjutnya, rencananya nanti akan ada 3 pesawat yang akan beroperasi,” ucap Roni.

Pihak Express Air rencananya akan mengoperasionalkan pesawat Medium Turble atau Pesawat sedang, yang berkapasitas penumpang sebanyak 47 orang. “Jumlah penumpang itu akan kita konversi sesuai dengan lapangan. Sebab tergantung panjang running bandaranya nantinya,” sebutnya.

Roni pada kesempatan itu menyampaikan, apresiasi yang cukup tinggi terhadap masyarakat Kalimatan Timur dan Kalimantan Utara, yang menanti kehadiran penerbangan Express Air. Pihaknya juga berkomitmen menjembatani akses penerbangan dari Melak- Kota Lainnya (PP). Mereka juga berharap, kiranya kendala yang dihadapi pihaknya agar segera terselesaikan.