
Heroik! Nenek di Bengalon Nekat Terjun ke Banjir, Hajar Buaya Demi Selamatkan Cucu
Bengalon – Sebuah aksi heroik yang mempertaruhkan nyawa terjadi di tengah kepungan banjir di Desa Sepaso Barat, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur. Ernawati (65), seorang nenek yang tak lagi muda, nekat berduel dengan seekor buaya ganas demi menyelamatkan cucu tercintanya, Firman Anugrah (10), pada Selasa (17/2/2026).
Insiden mencekam ini bermula sekitar pukul 13.00 WITA. Firman, yang saat itu sedang asyik bermain air banjir bersama teman-temannya di halaman rumah, tiba-tiba diterkam predator air tersebut. Tanpa ada tanda-tanda, buaya yang bersembunyi di balik air keruh langsung menyambar kaki kanan bocah kelas 4 SD itu.
Mendengar teriakan histeris sang cucu, Ernawati yang berada di dalam rumah langsung berlari keluar. Pemandangan mengerikan terpampang di depannya: Firman tengah diseret oleh buaya ke area air yang lebih dalam.
Tanpa pikir panjang dan tanpa membawa senjata apa pun, Ernawati langsung terjun ke air banjir. Ia melakukan aksi nekat dengan menarik tubuh Firman dari cengkeraman mulut buaya. Aksi tarik-menarik yang menegangkan pun terjadi.
”Korban Ernawati berupaya keras menarik Firman ke pinggir. Gigitan buaya di kaki cucunya sempat terlepas, namun buaya itu justru berbalik menyerang dengan sangat agresif,” ujar salah satu saksi mata di lokasi kejadian.
Nahas, saat berhasil melepaskan cucunya, buaya tersebut justru menyambar tangan kanan Ernawati. Beruntung, seorang warga lain, Fatmawati (44), segera datang memberikan bantuan dengan memukul buaya tersebut menggunakan alat hingga predator itu melepaskan gigitannya dan menghilang ke dalam genangan banjir.

Kapolsek Bengalon, AKP Asriadi, mengonfirmasi kejadian luar biasa ini. Ia menyatakan bahwa kedua korban saat ini tengah menjalani perawatan medis intensif di Rumah Sakit Elisabeth akibat luka robek yang cukup serius.
”Benar, ada serangan buaya terhadap lansia dan anak-anak. Anggota kami sudah melakukan olah TKP dan berkoordinasi dengan pihak terkait,” jelas AKP Asriadi.
Pihak kepolisian pun memberikan peringatan keras kepada warga, mengingat kondisi banjir sering kali membuat satwa liar seperti buaya keluar dari habitatnya dan masuk ke pemukiman.
”Kami mengimbau dengan tegas agar orang tua meningkatkan pengawasan. Jangan biarkan anak-anak berenang di genangan banjir, karena bahaya bisa mengintai kapan saja di balik air yang keruh,” tambahnya. (Caya/*)






