
Motif Pembunuhan Wanita Samarinda yang Dilakukan Supir Truk Ekspidisi Asal Sulteng
Kutai Kartanegara – Wanita berinisial NU asal Samarinda yang ditemukan meninggal dunia di kawasan jalur dua Tenggarong-Samarinda menemui titik terang. Ia dibunuh oleh pria kenalannya asal Sulawesi berinisial AI, yang berprofesi sebagai supir ekspidisi lintas provinsi.
Dari keterangan yang didapat polisi, pelaku dan korban mempunyai hubungan spesial meskipun masing-masing sudah berkeluarga. Bahkan, sudah mempunyai anak.
Mereka juga sering bertemu ketika pelaku sedang berada di Samarinda.
“Mereka sering berjanjian. Korban dan tersangka ada hubungan spesial,” ujar Kapolres Kukar, AKBP Heri Rusyaman, Senin (5/8/2024).
Nasib malang yang meninmpa korban, dipicu atas kekesalan. Pelaku murka lantaran korban tak mau jika isi telepon genggamnya dilihat.
Permasalahan itu memancing emosi pelaku, keduanya pun sempat cek cok. Emosi yang tak bisa dikontrol membuat keadaan semakin parah. Korban mendapat penganiayaan dengan cara dicekik lehernya di dalam truk ekspidisi tersebut hingga tak berdaya.
Dalam keadaan tak berdaya, korban mendapat tindakan asusila oleh pelaku. Hasil visum juga menunjukan tanda bahwa korban mengalami tindakan yang senonoh dan ditemukan adanya cairan sperma.
“Korban tidak mau membuka handpone pada saat diminta, disitu emosi. Mungkin ada timbul kecemburuan,” Terang Heri.
Saat ini pelaku mendekam di ruang tahanan Polres Kukar. Ia dibekuk di Pelabuhan Semayang Balikpapan saat menuju Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Minggu (4/8/2024).
Pelaku dikenakan pasal 338 KUHP Subs 351 ayat (3) dan atau pasal 258 KUHP Subs 286 dan atau pasal 365 ayat (3) KUHP.






