oleh

Kerjasama Seluruh OPD Sangat Dibutuhkan Untuk Menghasilkan LKPD Akuntabel

Sangatta – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) terus berupaya bisa menciptakan terobosan baru dalam sistem akutansi pemerintahan yang baik. Karena itu, badan pengelola keuangan Pemkab Kutim itu, pada Kamis (11/11/2021) menggelar Workshop Akuntansi Pelaporan Keuangan Daerah, di Hotel Senyiur, Samarinda.

Dalam kesempatan itu, Kepala BPKAD Kutim Teddy Febriansyah mengatakan bahwa pelaksanaan sistem akuntansi pemerintah yang baik sangat penting dalam menghasilkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) akuntabel.

“Hal itu penting dalam memenuhi kewajiban keuangan kita kepada level pemerintah yang lebih tinggi dan kepada masyarakat,” kata Teddy pada acara yang dibuka secara langsung oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.

Teddy menegaskan LKPD Kutim tidak serta merta tersusun begitu saja. Namun membutuhkan niat baik, kerjasama dan kerja keras dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sesuai tema workshop yaitu “Optimalisasi Peran SKPD Selaku Entitas Akuntansi Dalam Mendukung Raihan Opini Wajar Tanpa Pengecualian Pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah”.

BPKAD kini telah menerapkan sistem Electronic Data Monitoring (e-TAM). Yaitu sebuah sistem informasi yang berbasis website. Digunakan oleh OPD dalam menyampaikan laporan keuangan secara daring dimanapun dan kapanpun. Agar proses pekerjaan menjadi efisien dan hasilnya menjadi efektif.

“Sekaligus menjadi solusi ketika kita dihadapkan pada situasi pandemi yang tidak kita inginkan yaitu COVID-19,” sebutnya.

Sinergitas yang solid antara OPD dan BPKAD selaku konsolidator sangat dibutuhkan. Agar LKPD dapat disajikan tepat waktu, akurat dan akuntabel. Untuk itu dia berharap, melalui workshop ini bisa memberikan pemahaman kepada setiap OPD terkait pelaporan dan pengelolaan keuangan secara baik dan sesuai peraturan yang berlaku.

“Output-nya bukan hanya soal Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK, tetapi bagaimana kita menumbuhkan kepercayaan kepada masyarakat bahwa pemerintah bekerja sesuai dengan regulasi yang ada,” tutupnya. (Hms/KE)

Berita Terbaru